Media Utama Terpercaya

13 Februari 2026, 21:24
Search

Prabowo Bertemu Lima Orang Terkaya di Indonesia. Ini Yang Dibahas!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Presiden Prabowo bertemu lima orang terkaya di Indonesia
Presiden Prabowo bertemu lima orang terkaya di Indonesia. [Foto: setkab.go.id]

Bogor, mu4.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan lima orang terkaya di Indonesia bertempat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). Lima orang tersebut adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.

Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB dan menjadi ruang dialog strategis antara Kepala Negara dan pelaku usaha dalam memperkuat sinergi pembangunan nasional.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kerja bersama seluruh elemen bangsa yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, dan menjaga stabilitas nasional, serta menciptakan lapangan pekerjaan.

“Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi,” ujar Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet, dilansir dari laman resmi setkab.go.id, Jum’at (13/2).

Baca juga: Prabowo Ingin Bentuk Lembaga Pengelola Dana Umat. Ini Alasannya!

“Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,” lanjutnya.

Para pengusaha yang hadir juga menyampaikan pandangan yang sama dan berkomitmen untuk mendukung pemerintah melalui keterlibatan di dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional.

“Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi Pemerintah dalam sektor paling strategis yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan serta kedaulatan pangan dan energi,” kata Teddy.

Sebelumnya, Prabowo menerima audiensi dari para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Senin (9/2/2026). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima masukan pengembangan peran di sektor swasta.

Baca juga: Dukung Program MBG, Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Motor Bagi Petugas Lapangan Pendistribusian

“Beliau (Presiden) mendapatkan banyak masukan, kemudian juga mendapatkan input dari pengusaha yang inputnya adalah bagaimana peran sektor swasta, pengusaha dan pemerintah ini harus berjalan beriringan. Indonesia Incorporated itu disepakati bahwa sektor swasta yang kuat, maju, terus harus kita bantu, kita dorong,” jelas Prasetyo dilansir dari CNBC Indonesia, Jum’at (13/2).

Adapun 22 pengusaha APINDO yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.

Pertemuan ini mencerminkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo yang menempatkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai kunci menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

(setkab.go.id, CNBC Indonesia)

[post-views]
Selaras