Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 15:07

Pesawat Wapres Malawi Ditemukan, Wapres dan 9 Penumpang Lainnya Tewas!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Dokumentasi pencarian Wapres Malawi [Foto: detik news]

Malawi, mu4.co.id – Tim penyelamat militer di Malawi berhasil menemukan puing-puing pesawat yang membawa Wakil Presiden (Wapres) Malawi, Saulos Chilima. 

Puing-puing itu ditemukan pada Selasa (11/6), satu hari setelah pesawat tersebut menghilang akibat cuaca buruk. 

Anggota tim penyelamat militer membagikan foto-foto yang menunjukkan para personel militer berdiri di lereng berkabut dekat reruntuhan yang membawa nomor registrasi pesawat militer Malawi, Dornier 228-202K.

Baca Juga: Setelah Tiga Hari Pencarian, Pilot Pesawat Smart Air Yang Jatuh Berhasil Ditemukan!

Pada hari Senin (10/6) sekitar pukul 9 pagi waktu setempat, rombongan itu berangkat dari Lilongwe untuk menghadiri pemakaman seorang mantan menteri kabinet. Shanil Dzimbiri, mantan ibu negara Malawi, juga bergabung dalam perjalanan tersebut.

Pesawat militer yang membawa rombongan Chilima dan sembilan penumpang lainnya dilaporkan hilang pada Senin (10/6) setelah gagal mendarat di kota Mzuzu di bagian utara Malawi karena cuaca buruk. Pesawat kemudian diperintahkan kembali ke Lilongwe tetapi kehilangan kontak dengan radar dan tidak dapat dihubungi oleh otoritas penerbangan.

Presiden Malawi, Lazarus Chakwera, menyatakan bahwa semua penumpang pesawat meninggal akibat kecelakaan tersebut. Pihak militer telah membawa jenazah mereka untuk kembali ke ibu kota.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Jatuhnya Helikopter Yang Membawa Presiden Iran!

“Pesawat telah ditemukan. Dan saya sangat sedih dan dengan berat hati memberi tahu Anda semua bahwa ini telah menjadi tragedi yang mengerikan,” ucap Chakwera, dikutip dari VOA, Rabu (12/6).

Pemerintah Malawi telah mengumumkan periode berkabung nasional selama 21 hari untuk menghormati kematian Wakil Presiden Saulos Chilima dan pejabat lainnya. 

Pernyataan resmi dari kantor presiden menyatakan bahwa masa berkabung dimulai pada tanggal 11 Juni dan berlangsung hingga 1 Juli 2024.

(detik news, VOA, info bank news)

[post-views]
Selaras