Media Utama Terpercaya

15 Oktober 2026, 19:21
Search

Perbaikan Pipa Transmisi Rampung, Pasokan Air Baku Banjarbakula Mulai Normal

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Perbaikan BPAM Banjarbakula
Perbaikan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Rampung [Foto: Media Center Provinsi Kalsel]

Banjarbaru, mu4.co.id – Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula mulai memulihkan pasokan air baku setelah tahapan penyambungan pipa transmisi berdiameter 1.200 milimeter menggunakan Ripper Clamp selesai dilaksanakan.

Kini, suplai air baku telah mencapai sekitar 400 liter per detik atau 70% dari kapasitas normal. Selesainya pemasangan Ripper Clamp memungkinkan Intake Mandikapau kembali dioperasikan dengan debit sekitar 280 liter per detik. Pasokan tersebut diperkuat dari Intake PTAM Intan Banjar dengan debit sekitar 120 liter per detik.

“Dengan beroperasinya kembali kedua sumber pasokan tersebut, BPAM Banjarbakula terus melakukan pemantauan untuk memastikan keandalan sambungan pipa yang sebelumnya mengalami kerusakan,” kata Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, dikutip dari laman media center provinsi kalsel, Rabu (14/10/2026).

Baca juga: Pipa Transmisi Utama Bocor, BPAM Banjarbakula Targetkan Perbaikan 10 Hari

Ia mengatakan berdasarkan pemantauan selama 1 x 24 jam sejak pengoperasian awal, belum ditemukan rembesan maupun kebocoran pada sambungan baru. Kondisi ini menjadi indikasi awal bahwa pemasangan Ripper Clamp berfungsi dengan baik.

Lebih lanjut, pihaknya masih harus menuntaskan tahapan perbaikan lanjutan berupa pengecoran pada bagian sambungan Ripper Clamp, guna memperkuat konstruksi sambungan sekaligus meningkatkan keandalan pipa guna mencegah terjadinya kebocoran kembali.

“BPAM Banjarbakula terus berupaya agar seluruh tahapan perbaikan dapat diselesaikan dengan baik dan secepatnya, sehingga suplai air baku dapat kembali normal,” ujar Wahyu.

BPAM Banjarbakula pun berharap proses pengecoran dan tahapan perbaikan selanjutnya dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Pemantauan dan penyelesaian pekerjaan lanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan sistem transmisi kembali beroperasi secara optimal, sehingga pasokan air baku kepada penyedia layanan air minum dapat berangsur pulih hingga mencapai kapasitas normal,” pungkasnya.

[post-views]
Selaras