Media Utama Terpercaya

10 Februari 2026, 23:32
Search

Penyaluran MBG Selama Bulan Ramadhan Dibagi 4 Skema. Begini Mekanismenya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
MBG akan tetap berjalan selama bulan Ramadhan
MBG akan tetap berjalan selama bulan Ramadhan. [Foto: Universitas Gadjah Mada]

Jakarta, mu4.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadhan dengan penyesuaian mekanisme penyaluran. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

“Untuk Ramadan, Makan Bergizi [Gratis] akan tetap berlanjut. Jadi, ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia, Senin (9/2).

Penyesuaian mekanisme ditujukan agar layanan tetap sampai ke seluruh penerima manfaat tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Mekanisme pertama bagi sekolah yang mayoritasnya menjalankan puasa, maka jenis makanan yang lebih tahan lama sehingga bisa dibawa pulang dan dikonsumsi ketika berbuka.

Baca juga: Dukung Program MBG, Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Motor Bagi Petugas Lapangan Pendistribusian

“Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas penduduknya puasa, makanannya akan seperti biasa dikirim ke sekolah dalam bentuk makanan yang tahan dan bisa dibawa ke rumah untuk dikonsumsi pada saat buka,” kata Dadan.

Mekanisme kedua bagi anak sekolah yang mayoritas tidak berpuasa, maka pelayanan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan pola distribusi. Sementara itu, untuk mekanisme ketiga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang tetap menerima layanan MBG seperti biasa selama Ramadhan.

Kemudian untuk mekanisme keempat dikhususkan untuk pesantren. Jika penerima manfaat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG berada di lingkungan pesantren, maka waktu pelayanan digeser menyesuaikan waktu berbuka.

Baca juga: MBG Disarankan Tidak Dibawa Pulang. Ini Alasannya!

“Untuk pesantren, pelayanannya akan digeser ke saat buka. Jadi masaknya siang hari, dikonsumsi pada saat buka,” jelas Dadan.

Selain skema MBG selama Ramadhan, pemerintah juga sedang mematangkan mekanisme integrasi layanan MBG untuk lansia dan disabilitas. Integrasi tersebut dilakukan bersama Kementerian Sosial, terutama untuk lansia seorang diri yang telah menerima bantuan makanan rutin.

“Untuk makanan nanti kita lihat mekanismenya, apakah itu dari Kementerian Sosial atau dari Badan Gizi Nasional. Jadi mekanismenya sedang kita matangkan,” tutup Dadan.

(CNN Indonesia)

[post-views]
Selaras