Banjarmasin, mu4.co.id – Kegiatan Pesantren Lansia Ramadan 1447 H khusus akhwat yang diselenggarakan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Banjarmasin 4 resmi ditutup pada Selasa (24/2) di Masjid Al Jihad Banjarmasin. Penutupan berlangsung penuh kehangatan setelah rangkaian kegiatan yang diikuti para peserta sejak hari pertama.
Seperti hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan halaqah Al-Qur’an yang dibimbing para ustadzah. Lebih dari 70 peserta juga mengikuti sesi pembelajaran bahasa Arab yang dibawakan oleh Resila Putri Wardani, S.Pd.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi utama sesuai tema kegiatan “Belajar Tanpa Mengenal Usia” yang disampaikan oleh Akhmad Jazuli, S.Ked., M.AP.
Dalam penyampaiannya, Akhmad Jazuli menekankan bahwa belajar tidak terbatas pada pendidikan formal. Menurutnya, belajar adalah ibadah sepanjang hayat yang bertujuan menyucikan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah. Setiap ilmu yang bermanfaat diyakini dapat memperkaya batin sekaligus memperkuat iman.
Ia juga menyebut belajar di usia senja memiliki keutamaan tersendiri karena niat yang lebih ikhlas dan fokus yang lebih mendalam akibat minimnya gangguan hal duniawi. Kondisi ini mendorong seseorang mengamalkan ilmu dengan tulus sebagai bekal ibadah, sejalan dengan harapan menjadi manusia terbaik yang panjang umur dan baik amalnya.
Pada puncak acara, panitia menyerahkan santunan berupa uang tunai kepada enam lansia dan dua anak asuh warga sekitar Masjid Al Jihad Banjarmasin oleh Majelis Kesejahteraan Sosial PCA Banjarmasin 4.

Panitia juga memberikan tiga bucket snack kepada peserta tertua, termuda, dan peserta dengan alamat terjauh yang setia mengikuti kegiatan sejak awal hingga penutupan. Apresiasi serupa juga diberikan kepada LazisMu Al Jihad atas dukungan mereka dalam setiap kegiatan PCA Banjarmasin 4.

Selain itu, Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Banjarmasin 4, Hendayani atau yang akrab disapa Teteh Ana, turut memberikan lima mushaf Al-Qur’an kepada peserta yang beruntung.

Sementara itu, Ketua PCA Banjarmasin 4, Sri Hidayati, berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan berkat kerja keras panitia, khususnya Majelis Tabligh dan Ketarjihan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar berkat kerja keras Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Banjarmasin 4. Harapan kami kepada semua peserta, agar dapat menyerap dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh serta dapat melaksanakannya di kehidupan sehari-hari sehingga menjadi lansia yang sehat dan berilmu, serta mandiri dalam mengisi sisa-sisa usia,” ujarnya kepada mu4.co.id.














