Media Utama Terpercaya

13 Januari 2026, 13:12
Search

Peneliti Temukan Hewan Kecil Yang Bisa Bikin Mikroplastik Hilang dari Bumi, Apa Itu?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kepiting Bisa Bikin Mikroplastik Hilang dari Bumi
Hewan Kecil Yang Bisa Bikin Mikroplastik Hilang dari Bumi [Foto: Istockphoto]

Jakarta, mu4.co.id – Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Global Change Biology, menemukan hewan yang bisa menyelamatkan bumi dari dampak mikroplastik yang berbahaya bagi alam.

Hewan tersebut adalah kepiting fiddler atau kepiting biola yang hidup di hutan bakau. Hewan tersebut memiliki peran ekologis besar sebagai ecosystem engineer, yaitu organisme yang memodifikasi lingkungan sekitar melalui aktivitasnya.

Para ahli melacak populasi kepiting Fiddler di hutan bakau yang sangat tercemar di pantai utara Kolombia. Hasilnya, ditemukan bahwa hewan tersebut dapat berkembang biak dan mampu mencerna serta menguraikan sejumlah besar partikel plastik kecil di sedimen. Kepiting itu juga dapat menguraikan plastik dalam hitungan hari, bertindak jauh lebih cepat daripada sinar matahari dan gelombang laut.

Baca juga: Prof. Tono Saksono Ungkap Penelitian Fajar Shadiq yang Berbeda dari Waktu Subuh Indonesia, Simak Penjelasannya!

Studi tersebut menemukan bahwa kepiting telah mengakumulasi mikroplastik dengan konsentrasi 13 kali lipat dari yang ditemukan di sedimen. Tim peneliti menyimpulkan bahwa usus kepiting tersebut, bersama dengan bakteri pengurai plastik, dapat membantu proses ini.

Meski demikian, para peneliti memperingatkan bahwa kemampuan menakjubkan kepiting biola mungkin memiliki konsekuensi yakni berpotensi melepaskan nanoplastik berbahaya ke dalam jaringan tubuh mereka dan selanjutnya ke dalam rantai makanan. Oleh karena itu, pentingnya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah fragmen mikroplastik ini menghambat kesehatan kepiting biola dan ditularkan kepada predator mereka.

Para peneliti masih belum mengetahui secara pasti bagaimana atau seberapa besar mikroplastik memengaruhi hasil kesehatan mereka. Namun, beberapa penelitian telah memperingatkan potensi keterkaitan dengan masalah serius seperti kanker, masalah pernapasan, dan serangan jantung.
(cnbcindonesia.com)

[post-views]
Selaras