Banjarbaru, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan konsultasi publik di Ruang Rapat Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Kamis (15/1/2026). Rapat tersebut membahas pengadaan tanah untuk pembangunan Stadion Internasional Provinsi Kalimantan Selatan.
Dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Ariadi Noor, didampingi Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib, serta masyarakat pemilik lahan yang terdampak rencana pembangunan stadion.
Dalam sambutannya, Ariadi Noor menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting yang dilalui pemerintah daerah dengan perangkat terkait dalam pengadaan lahan untuk pembangunan stadion tersebut.
Baca juga: Kualitas Pendidikan Diakui, Banjarbaru Raih Dua Penghargaan dari Pemprov Kalsel!
“Alhamdulillah, dari hasil yang kita saksikan bersama, seluruh pemilik lahan menyatakan bersedia dan siap mendukung. Lahan mereka siap digunakan untuk pembangunan Stadion Internasional kita,” ujarnya dilansir dari laman resmi media center Pemprov Kalsel, Selasa (27/1).
Ia juga mengungkapkan bahwa hal ini merupakan visi dan janji Gubernur Kalimantan Selatan dalam pembangunan daerah. Anggaran yang disiapkan untuk pembebasan lahan stadion tersebut mencapai Rp65 miliar dengan total pemilik lahan sebanyak 35 orang.

Untuk penetapan harga lahan masih pada tahap komitmen dengan dari pemilik, namun selanjutnya akan diserahkan ke pihak yang lebih berwenang yang Badan Pertanahan Nasiona (BPN).
Sedangkan untuk kebutuhan anggaran pembangunan stadion secara keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 triliun.
Baca juga: Pemutihan, Pemprov Kalsel Gratiskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Catat Tanggalnya!
“Yang jelas, tidak ada istilah ganti kerugian, tetapi ganti keuntungan. Komitmen pemerintah adalah memastikan masyarakat pemilik lahan tidak dirugikan, bahkan justru merasa diuntungkan,” tegas Ariadi.
“Pembangunan stadion ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana olahraga bertaraf internasional, tetapi juga mendorong berkembangnya industri olahraga serta pengembangan kawasan strategis di sekitar bandara, sejalan dengan visi pembangunan daerah dan penguatan peran Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik Kalimantan,” tambahnya.
Agar pembangunan stadion dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, Ariadi berharap dukungan seluruh pihak, khususnya masyarakat Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarbaru.
(Kominfo dan media center Pemprov Kalsel, Inilahkalsel.com)















