Media Utama Terpercaya

5 April 2026, 23:32
Search

Pemerintah Saudi Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Mekkah, Jemaah Haji dan Umrah Jadi Lebih Nyaman dan Efisien

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Bandara Mekkah
Ilustrasi bandara internasional baru di Mekkah, Arab Saudi [Foto: sunnatravel]

Mekkah, mu4.co.id – Proyek pembangunan bandara internasional baru serta sistem transportasi metro di Kota Mekkah, Arab Saudi akan segera terealisasi.  

Sebab selama ini, rencana pembangunan bandara di dalam wilayah Mekkah sempat ditolak karena aturan yang melarang pesawat melintas di atas Ka’bah. Jadi, bukan sekadar urusan teknis, tapi juga soal menjaga kesucian wilayah.

Akibatnya, jemaah yang datang lewat udara harus mendarat di Jeddah atau Madinah dulu, lalu melanjutkan perjalanan darat ke Mekkah. Dan tentu saja ini menjadi bagian dari ujian kesabaran bagi jemaah terlebih lagi saat musim haji.

Namun baru-baru ini, dikutip dari laman theislamicinformation.com, pada Ahad (5/4/2026) menyebutkan bahwa strategis ini kembali dimunculkan untuk mempermudah akses bagi para jemaah haji dan umrah, sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat di kota suci tersebut.

CEO Royal Commission for Makkah City and the Holy Sites (RCMC), Saleh Al-Rasheed menyampaikan bahwa arah kebijakan strategis, aspek ekonomi, serta rencana investasi untuk Bandara Mekkah telah mendapatkan persetujuan resmi.

“Arah strategis, ekonomi, dan investasi untuk Bandara Mekah telah disetujui,” kata Al-Rasheed.

Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Proyek “King Salman Gate” di Mekkah, Bisa Tampung 900 Ribu Jemaah. Begini Wujudnya!

Meski demikian dikarenakan kondisi topografi Mekkah yang didominasi pegunungan menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan infrastruktur penerbangan. Pemerintah Arab Saudi mulai menguji berbagai teknologi baru, termasuk kendaraan udara listrik otonom pada tahun 2024 yang digunakan untuk keperluan darurat serta distribusi perlengkapan medis.

Namun sampai saat ini belum ada lokasi resmi bandara baru yang diumumkan. Tapi yang jelas, bandara ini tidak akan dibangun di dalam wilayah Haram.

Beberapa rencana sebelumnya mengarah ke proyek Al-Faisaliyah sebuah kota baru yang sedang dikembangkan antara Mekkah dan Jeddah. Lokasi ini cukup strategis karena berada di tengah-tengah, jadi bisa jadi solusi ideal.

Al-Faisaliyah sendiri bukan proyek kecil. Selain bandara, akan ada pelabuhan, pusat pemerintahan, dan berbagai infrastruktur modern. Intinya, ini bukan cuma bangun bandara, tapi bikin “kota masa depan”.

Proyek pembangunan kota Al-Faisaliyah [Foto: kelanaharamain]

Selain pembangunan bandara, rencananya wilayah ini akan terkoneksi langsung dengan jaringan Kereta Cepat Haramain, trem, dan bus. Pemerintah Arab Saudi juga tengah mempercepat realisasi proyek Mecca Metro, sistem transportasi massal yang telah lama dinantikan.

“Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait,” ungkap Al-Rasheed.

Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Layanan “Penumpang Tanpa Bagasi”, Tak Perlu Seret Koper Lagi!

Selain dua mega proyek tersebut, pemerintah Arab Saudi juga telah memperkuat jaringan transportasi publik yang sudah ada, khususnya layanan bus.

Menurut Al-Rasheed, layanan Mecca Bus saat ini mencakup: 400 bus aktif, 12 rute operasi, 580 kilometer cakupan perjalanan, 430 halte, 4 stasiun utama di pusat kota.

Sejak diluncurkan pada Februari 2022, layanan bus telah melayani lebih dari 185 juta penumpang dan mencatat 3,8 juta perjalanan.

Kalau mega proyek ini dapat segera terwujud, maka efeknya akan sangat terasa bagi jemaah. Perjalanan haji dan umrah dapat langsung mendarat di pinggiran kota Mekkah sehingga jemaah bisa lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya.

Ditambah lagi dengan integrasi sistem transportasi modern, perjalanan ibadah bisa jadi lebih nyaman dan efisien.

Terkoneksi langsung dengan jaringan Kereta Cepat Haramain, trem, dan bus [Foto: Sunnatravel]
[post-views]
Selaras