Jakarta, mu4.co.id – Sekitar 36 ribu penyandang disabilitas dipastikan akan menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai tahun 2026, sebagai upaya pemerintah memperluas akses pemenuhan gizi bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Langkah tersebut juga sebagai jawaban atas kebutuhan dasar penyandang disabilitas yang selama ini kerap menghadapi tantangan dalam mengakses layanan pangan bergizi.
“Jadi makan bergizi gratis untuk disabilitas ini insyaallah nanti menyasar untuk tahun depan ini, awal-awal ini kira-kira 36 ribu penyandang disabilitas,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, Rabu (30/12/2025).
Paket makanan bergizi akan diantarkan langsung ke rumah penerima manfaat agar lebih mudah diakses dan tidak menyulitkan mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas, sehingga tidak ada penerima yang tertinggal karena hambatan fisik maupun geografis.
Baca juga: MBG Akan Dihentikan Sementara Di Awal 2026. Bagaimana Dengan Kelompok B3?
Adapun penyaluran Makan Bergizi Gratis akan melibatkan kader desa. Keterlibatan masyarakat tingkat desa diharapkan mampu meminimalisir potensi kesalahan distribusi sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan.
Diketahui, program ini juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperluas cakupan MBG. Sebelumnya, Makan Bergizi Gratis lebih difokuskan pada pelajar, ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya.
Dengan menyasar penyandang disabilitas, pemerintah berharap program MBG dapat menjadi instrumen nyata dalam mewujudkan keadilan sosial. Langkah itu juga sejalan dengan upaya menciptakan sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif dan berpihak pada kelompok rentan.
(pojoksatu.id)













