Media Utama Terpercaya

14 Februari 2026, 09:04
Search

Pasca Bencana, Warga Aceh Dikejutkan dengan Temuan Emas. Begini Penjelasan Dosen UGM!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Temuan emas di Aceh
Penemuan emas pasca banjir di Aceh. [Foto: @fakta.indo]

Aceh, mu4.co.id – Banjir bandang di Aceh Barat memunculkan kejadian tak terduga setelah warga menemukan butiran emas di kawasan terdampak. Peristiwa itu terjadi di Gampong Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, saat warga bergotong royong membersihkan lingkungan pasca banjir.

Butiran berkilau tersebut ditemukan di halaman rumah dan kemudian dipungut dengan cara menyaring tanah menggunakan peralatan sederhana.

“Musibah banjir berujung kejutan: emas,” tulis keterangan dalam video yang diunggah @aletheia_news, dikutip pada Senin (22/12).

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga mencari emas secara tradisional dengan memungut dan menyaring tanah menggunakan peralatan sederhana.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki asal-usul emas tersebut.

Dosen dan peneliti Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Staf Khusus Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Lucas Donny Setijadji, menyatakan Aceh memang memiliki potensi sumber daya emas. Ia menjelaskan, kemunculan butiran emas dipengaruhi sifat emas yang tahan terhadap proses pelapukan.

Baca Juga: Mendagri Tito Kena Rujak Netizen Gegara Bandingkan Bantuan Malaysia ke Aceh Tak Sebanyak Pemerintah Indonesia

“Sehingga batuan-batuan yang mengandung butiran emas, yang pada awalnya kadarnya rendah dalam kisaran ppm atau gram per ton, akan tetap bertahan sebagai butiran emas, sedangkan mineral lainnya umumnya telah berubah menjadi tanah,” jelas Lucas, dikutip dari Kompas.

Lucas menjelaskan, saat banjir menggeser material tanah, butiran emas yang berat dan utuh cenderung tertahan dekat sumbernya sehingga mudah dipisahkan lewat pencucian atau pendulangan. Fenomena ini menegaskan kekayaan sumber daya mineral Indonesia, khususnya emas di Aceh.

(iNews, Kompas)

[post-views]
Selaras