Mekkah, mu4.co.id – Upaya digitalisasi layanan jemaah di kawasan dua masjid suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, terus diperkuat dengan peluncuran layanan “WhatsApp Haramain” oleh Otoritas Umum Urusan Haramain sebagai kanal komunikasi langsung bagi pengunjung dan peziarah.
Layanan ini memudahkan jemaah mendapatkan informasi, mengajukan pertanyaan, hingga melaporkan kendala selama berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan akses 24 jam.
Dilansir dari laman Himpuh pada Rabu (25/2), layanan melalui nomor +966 125 746 236 ini tersedia dalam tujuh bahasa yaitu bahasa Arab, Inggris, Prancis, Urdu, Turki, Melayu, dan Mandarin. Layanan ini memudahkan komunikasi jemaah lintas negara dan mengurangi hambatan bahasa.

Melalui kanal digital ini, jemaah bisa mengakses panduan lengkap terkait layanan dan ketentuan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, yang mencakup berbagai aspek pelayanan selama beribadah.
WhatsApp Haramain menjadi sarana resmi otoritas untuk memperluas akses informasi yang cepat dan mudah dijangkau jemaah. Kehadirannya sejalan dengan transformasi layanan berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pengalaman jemaah.
Baca Juga: Otoritas Masjidil Haram Bagikan Gelang RFID Gratis Untuk Anak dan Lansia. Ini Tujuannya!
Otoritas juga menyiapkan tim khusus untuk memantau pesan, memberi respons cepat, serta menindaklanjuti laporan jemaah secara terkoordinasi.
Otoritas berharap layanan ini meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kepuasan jemaah, serta mendorong peziarah aktif menyampaikan pertanyaan atau keluhan melalui WhatsApp Haramain.
Ke depannya, berbagai inovasi layanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan terus dikembangkan untuk melayani umat Islam dari seluruh dunia.
(Himpuh)









![Menag Nasaruddin Umar saat datangi KPK terkait fasilitas jet pribadi dari politikus Oesman Sapta Odang [OSO]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_6647-300x164.jpeg)



