Media Utama Terpercaya

22 Januari 2026, 23:29
Search

Miliki Banyak Prestasi, Kuota Pendaftaran SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta Penuh Hingga 2032!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
SD Muhammadiyah Sapen
SD Muhammadiyah Sapen. [Foto: laman SD Muhammadiyah Sapen]

Yogyakarta, mu4.co.id – SD Muhammadiyah Sapen yang berlokasi di Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menjadi salah satu SD swasta favorit di Yogyakarta. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Pusat Prestasi Nasional, sekolah ini menempati peringkat kedua SD paling berprestasi di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 375 prestasi. Tingginya minat orang tua membuat kuota pendaftaran sudah penuh hingga tahun 2032.

Seorang orang tua siswa SD Muhammadiyah Sapen yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan anaknya kini duduk di kelas 6. Ia menyebut banyak orang tua mendaftarkan anak mereka sejak masih balita, bahkan adiknya sendiri didaftarkan saat berusia sekitar satu tahun.

“Beberapa tahun lalu memang sempat viral jadi orangtua berbondong-bondong mendaftarkan anaknya. Saya awalnya juga tidak berniat mendaftarkan anak saya yang kedua, tapi karena info awal kuota untuk tahun 2029 saja sudah penuh makanya saya juga ikut mendaftarkan agar mendapatkan kursi di Sapen,” ujar ibu tersebut, dilansir dari Kompas, Kamis (22/1).

Baca Juga: Membanggakan! Sekolah Muhammadiyah Ini Ukir Prestasi Raih Medali Terbanyak se-Indonesia!

Seorang orang tua bernama Mawar menyebut banyak orang tua mendaftarkan anak ke SD Muhammadiyah Sapen sejak usia satu tahun karena kualitas sekolah. Ia menjelaskan sekolah ini memiliki tiga program, yakni kelas reguler, kelas digital, dan kelas CI MIPA.

Ia menyebut biaya masuk SD Muhammadiyah Sapen saat anaknya mendaftar sekitar Rp15 juta. SPP kelas 6 kini Rp980 ribu per bulan, ditambah Rp200 ribu untuk biaya tutup tahun dan study tour. Selain itu, setiap tahun ada biaya daftar ulang sekitar Rp4–5 juta.

“Tapi setahu saya di SD Muhammadiyah Sapen juga menyediakan kuota bagi siswa kurang mampu dengan menyertakan KMS,” ucapnya.

Seorang orang tua lain, Ibu Melati, mengatakan ia mendaftarkan anaknya ke SD Muhammadiyah Sapen sejak usia 4 tahun, bahkan anak keduanya didaftarkan saat usia 2 tahun karena kuota 2029 sudah penuh. 

Baca Juga: SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin Dinobatkan Jadi Salah Satu Sekolah Adiwiyata Kota Banjarmasin

Pendaftaran cukup menyerahkan fotokopi akta kelahiran dan KK tanpa biaya formulir. Ia juga menyebut ada orang tua yang mendaftarkan anak sejak masih fase MPASI atau sekitar 6 bulan.

“Temanku yang lain baru mendaftarkan anaknya setahun sebelum masuk SD dan tidak diterima karena kuota sudah penuh. Infonya selain kuota tahun 2032 sudah penuh, ada siswa cadangan juga sebanyak 50 siswa. Jadi kalau ada siswa yang batal masuk Sapen, nanti siswa cadangan bisa masuk,” ujar Melati.

Ia mengaku memang berniat menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah Sapen karena kualitasnya dan melihat langsung hasil pembelajaran dari keponakannya yang sudah bersekolah di sana. Untuk tahun ajaran 2025, biaya masuk sekitar Rp23,6 juta, dengan SPP kelas 1 sekitar Rp980 ribu per bulan.

(Kompas)

[post-views]
Selaras