Media Utama Terpercaya

18 Maret 2026, 23:24
Search

Mendikdasmen Tegaskan AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Guru

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Mendikdasmen Tegaskan AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Guru
Mendikdasmen Tegaskan AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Guru [Foto: uny.ac.id]

Yogyakarta, mu4.co.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti memastikan kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tidak akan menggantikan peran guru dalam proses pendidikan.

Mu’ti mengakui AI memiliki kemampuan mengolah data dan menyajikan informasi secara cepat, namun tidak memiliki dimensi pengalaman, tanggung jawab moral, dan kemanusiaan yang melekat pada peran guru. Menurutnya kendali atas pemanfaatan AI tetap berada di tangan manusia. Karenanya, penguasaan teknologi tersebut harus disertai sikap kritis agar tidak terjebak pada informasi yang keliru atau tidak sepenuhnya valid.

“AI itu tetap menjadi teknologi yang tidak bisa menyelesaikan dan menggantikan semuanya. AI bisa memberikan advice (nasihat), bisa menjelaskan banyak hal, tetapi dia tidak melakukan dan tidak mengalami. Kontrolnya tetap ada di manusia yang mengoperasikan alat itu,” ujarnya, dalam seminar nasional bertajuk “AI dan Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Semua” di Ballroom Gedung IKA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (24/01/2026).

Baca juga: Siswa Tak Ikut TKA Tetap Bisa Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Ini Penjelasan Mendikdasmen

Di samping itu, pihaknya juga mengingatkan pentingnya etika dalam penggunaan AI, terutama di ruang digital. Menurutnya, AI menghimpun dan menyajikan informasi berdasarkan data yang diunggah, sehingga kualitas informasi sangat bergantung pada kebenaran sumbernya.

“Kalau yang diunggah tidak benar, AI juga akan menyajikan informasi yang tidak benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pembelajaran Al dan coding mulai diperkenalkan di sekolah dasar sejak kelas 5 sebagai mata pelajaran pilihan, yang diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan guru dan satuan pendidikan.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan AI pendidikan harus tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan sehingga guru tetap memegang peran penting dalam membimbing, menanamkan nilai, serta membentuk karakter peserta didik.

“Aset human dan sisi kemanusiaan itu tidak boleh dilepaskan dalam konteks Al” ucap Mendikdasmen.

(Antara)

[post-views]
Selaras