Media Utama Terpercaya

27 Januari 2026, 10:12
Search

Membanggakan! Dokter Orthopedi Asal Indonesia Buat Inovasi Alat Suction dan Raih Penghargaan Internasional

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Inovasi alat kesehatan asal Indonesia raih penghargaan Internasional
Inovasi alat kesehatan asal Indonesia raih penghargaan Internasional. [Foto: mu4.co.id]

Malang, mu4.co.id – Kabar yang membanggakan bagi Indonesia kembali datang dari bidang kesehatan. Salah satu inovasi alat kesehatan dari Indonesia meraih penghargaan juara 2 “Most Innovative Project – Private Sector” dalam ajang Global Innovation Management Institute (GIMI) Innovation Awards 2025 yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brasil pada Jum’at (7/11/2025) lalu.

Acara tersebut dihadiri oleh para inovator, eksekutif, dan pembuat kebijakan dari 30 negera lebih. Inovasi yang membanggakan ini diberi nama Domy Brush Suction, alat penghisap bedah karya dr. Domy Pradana Putra, Sp.OT, dari Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB).

GIMI yang berbasis di Amerika Serikat memberikan penghargaan kepada individu dan organisasi yang unggul dalam kepemimpinan dan implementasi inovasi yang memberikan dampak nyata serta sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB.

Baca juga: Keren! Siswa di Banjarmasin Ini Buat Inovasi Hand Sanitizer dari Ilung. Pemko Siap Dukung!

Dalam Ajang GIMI Award 2025, Domy Brush Suction dinilai unggil karena kesederhanaan desain dan memiliki nilai klinis yang memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan dapat mengurangi waktu operasi sehingga alur bedah di ruang operasi lebih cepat serta meningkatkan keamanan.

dr. Domy mengungkapkan pengehargaan ini membuktikan bahwa inovasi tidak harus selalu rumit, yang terpenting memberikan dampak yang nyata walaupun hanya berawal dari empati, pengamatan dan tekad untuk memecahkan masalah nyata di ruang operasi seperti inovasi Domy Brush Suction ini.

Inovasi tersebut berawal dari ruang operasi RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, penyumbatan selang penghisap (suction) saat tindakan debridement luka sering dialami oleh dr. Domy yang mengakibatkan waktu operasi bertambah hingga 5-10 menit. Hal tersebut yang mendorong dirinya merancang ulang alat tersebut agar lebih efisien.

Baca juga: Muhammadiyah Luncurkan ‘SehatMu’, Inovasi Digital Jawab Tantangan Zaman!

Hasilnya adalah secara signifikan mengurangi risiko sumbatan dengan ujung penghisap multi-lumen fleksibel dengan 6 selang kecil dan 2 lubang pada tiap selang. Ujungnya yang lembut tidak menimbulkan trauma jaringan, dan adanya thumb valve control memungkinkan dokter mengatur tekanan hisap secara presisi.

Alat ini diluncurkan secara nasional pada Januari 2024 dalam acara Medical Device Ecosystem Day (MADE Day) dan diproduksi lebih banyak oleh PT Jayamas Medica Industri (Onemed), setelah memperoleh Izin Edar KEMENKES RI dengan Nomor AKD 20903322582. Untuk mendukung pengadaan rumah sakit di seluruh Indonesia, Domy Brush Suction telah terdaftar di e-Katalog LKPP.

dr. Domy menambahkan penghargaan ini tidak lepas dari Universitas Brawijaya (UB) dan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dalam mendorong inovasi yang dipimpin oleh klinisi.

“Keberhasilan ini bukan milik saya semata, tetapi milik para pembimbing, rekan, dan mahasiswa yang percaya bahwa inovasi adalah bagian dari penyembuhan,” ujarnya dilansir dari laman resmi UB prasteya.ub.ac.id, Selasa (2/12).

(prasetya.ub.ac.id, medcom.id)

[post-views]
Selaras