Banjarmasin, mu4.co.id – Dari beberapa stand Masjid Unggulan yang memeriahkan Expo CRM Award 2025, stand Masjid Baitul Mukhlisin dari Ponorogo menjadi salah satu yang menarik perhatian reporter mu4.co.id.
Masjid yang hadir dalam kategori Masjid Unggulan ini menampilkan beragam produk hasil binaan jemaah dan masyarakat sekitar, sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah masjid dapat berkembang menjadi pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi yang aktif.
Kepala 3 Kerumahtanggaan Masjid Baitul Mukhlisin, Dasuki S. Hut, menjelaskan bahwa produk-produk yang mereka bawa ke expo merupakan hasil nyata dari berbagai program pembinaan yang dijalankan masjid.
“Di sini kami punya beras, air minum, melon dari kebun kami sendiri, ada juga produk konveksi (seperti) baju. Semua ini bagian dari usaha masyarakat yang kami bina,” ujar Dasuki pada reporter mu4.co.id pada Sabtu (15/11).
Program pemberdayaan ini, menurut Dasuki, dirancang agar masyarakat di sekitar masjid dapat tumbuh bersama dalam kemandirian ekonomi. Masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga sebagai tempat untuk jemaah berwirausaha.
Yang menarik, persiapan stand Masjid Baitul Mukhlisin dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Dasuki menyebutkan bahwa seluruh persiapan dilakukan hanya dalam satu hari. Bahkan, backdrop stand mereka dicetak di Banjarmasin menggunakan file yang dikirim langsung dari Ponorogo.

Masjid ini juga terlihat melibatkan para pemuda dalam kegiatan expo, khususnya untuk mendampingi dan melayani para pengunjung stand.
Selain menampilkan produk-produk binaan, stand ini juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi pengunjung. Ia menjelaskan layanan tersebut merupakan cerminan dari program kesehatan yang rutin dijalankan masjid di lingkungan mereka, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan jemaah.
Mereka juga mempersilahkan para pengunjung untuk mencicipi buah melon yang merupakan hasil panen dari kebun mereka.
Kehadiran stand Masjid Baitul Mukhlisin di Expo CRM Award 2025 tidak hanya memperlihatkan kreativitas, tetapi juga menggambarkan bagaimana masjid dapat menggerakkan masyarakat melalui program ekonomi, kesehatan, dan keterlibatan pemuda dalam kegiatan masjid.















