Media Utama Terpercaya

3 Februari 2026, 22:03
Search

Laboratorium Terpadu ULM Raih Sertifikasi ISO 45001:2018, Perkuat Sistem K3 dan Penjaminan Mutu

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Penyerahan sertifikat ISO 45001:2018 oleh CBQA kepada UPA Laboratorium Terpadu ULM
Penyerahan sertifikat ISO 45001:2018 oleh CBQA kepada UPA Laboratorium Terpadu ULM. [Foto: ULM]

Banjarbaru, mu4.co.id – Unit Pelaksana Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Implementasi K3 sebagai Instrumen Strategis Akselerasi Akreditasi Internasional Universitas Lambung Mangkurat” dalam rangka Bulan K3 Nasional pada Selasa (3/2), di ruang pertemuan Laboratorium Terpadu ULM.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat ISO 45001:2018 secara simbolis dari lembaga sertifikasi CBQA kepada Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. Sertifikat ini menjadi salah satu capaian penting UPA Laboratorium Terpadu dalam mendukung pemenuhan standar mutu internasional.

Penyerahan sertifikat ISO 45001:2018 oleh CBQA untuk UPA Laboratorium Terpadu ULM kepada Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. [Foto: Istimewa]

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., General Manager Lembaga sertifikat CBQA Global Ir. S. Waniwatining Astuti, M.T.I, narasumber Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia, Wakil Rektor, dan pimpinan unit kerja di lingkungan ULM.

Kepala UPA Laboratorium Terpadu, Dr. rer.nat. Liling Triyasmono, menyampaikan bahwa penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) menjadi bagian dari komitmen pimpinan ULM menuju perguruan tinggi berstandar internasional. Ia berharap capaian ini didukung seluruh unit kerja di lingkungan ULM sebagai komitmen bersama.

“Kalau ini kita kerjakan bersama-sama bapak ibu saya rasa kita bisa mencapai level dimana semua unit kerja di Universitas bisa tersertifikasi 45001:2018” ujar Dr. Liling dalam sambutannya, dikutip dari laman ULM, Selasa (3/2).

Baca Juga: Sembilan Jurusan FKIP Universitas Lambung Mangkurat Ikuti Akreditasi Internasional ACQUIN

UPA Laboratorium Terpadu menegaskan perannya sebagai unit penunjang yang siap mendukung seluruh unit kerja, selama perencanaan dan informasi disampaikan lebih awal.

Sementara itu, Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si. mengapresiasi narasumber dan tim UPA Laboratorium Terpadu atas perolehan sertifikat ISO. Ia menekankan akreditasi dan sertifikasi sebagai bagian dari audit penjaminan mutu yang perlu terus dikembangkan.

“Pencapaian ISO oleh Laboratorium Terpadu ini diharapkan menjadi motivasi bagi unit kerja lain di ULM untuk mengutamakan sistem mutu. Kita perlu menetapkan target, misalnya tahun depan berapa unit kerja yang telah memperoleh sertifikasi ISO,” kata Prof. Ahmad Alim.

Baca Juga: ULM Buka Prodi Peternakan dan Teknik Mesin di Balangan. Ini Lokasinya!

Penerapan ISO 45001:2018 menjadi langkah mitigasi risiko dalam kegiatan akademik dan non akademik di suatu universitas. Standar ini memungkinkan potensi bahaya teridentifikasi sejak dini sehingga kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan dapat dicegah secara sistematis.

“Setiap aktivitas di ULM akan terpetakan resiko yang dihadapi saat pelaksanaan kerjanya” ucap Prof. Ahmad Alim.

Ia menyebut kebijakan penerapan sistem tersebut sebenarnya sudah tersedia, sehingga tantangannya terletak pada pelaksanaan yang optimal. 

Pengendalian dilakukan secara menyeluruh dan dievaluasi berkelanjutan untuk memastikan standar yang ditetapkan benar-benar diterapkan di lapangan.

(ULM)

[post-views]
Selaras