Media Utama Terpercaya

12 Maret 2026, 23:29
Search

Konflik Timur Tengah Memanas, Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Normal

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Normal
Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Normal ditengah Konflik Timur Tengah [Foto: arina.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah Arab Saudi memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan normal dan tidak terdampak langsung oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, yang memicu gangguan pada jalur transportasi udara internasional.

Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah bahkan telah menutup ruang udara, terutama pada jalur penerbangan yang selama ini menjadi lintasan utama menuju kawasan Teluk. Penutupan tersebut menyebabkan terganggunya penerbangan internasional, khususnya penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di Timur Tengah.

Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan haji guna memastikan kesiapan menghadapi kemungkinan perubahan situasi keamanan kawasan.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri RI, maskapai penerbangan, serta otoritas internasional untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan kawasan Timur Tengah sekaligus memastikan seluruh langkah mitigasi disiapkan guna melindungi jemaah haji Indonesia.

Baca juga: Arab Saudi Perkuat Layanan Itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi, Apa Saja?

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf mengatakan komunikasi intensif terus dilakukan dengan otoritas haji Arab Saudi untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Alhamdulillah kami selalu berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi dan sampai hari ini mereka tetap memastikan semuanya berjalan dengan baik,” katanya, Rabu (11/03/2026).

Dalam merumuskan kebijakan penyelenggaraan haji di tengah potensi krisis kawasan, pemerintah berpegang pada beberapa prinsip utama, yakni:

  • Keselamatan jemaah sebagai prioritas utama
  • Kehati-hatian dalam pengambilan keputusan
  • Koordinasi erat dengan pemerintah Arab Saudi serta berbagai pemangku kepentingan
  • Kesiapan mitigasi risiko transportasi dan keamanan
  • Transparansi informasi kepada publik dan jemaah haji
    (himpuh.or.id)

[post-views]
Selaras