Media Utama Terpercaya

7 Maret 2026, 14:23
Search

Kemenag Ungkap Penetapan Awal Ramadhan 2026 Diperkirakan Akan Berbeda

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Awal ramadhan
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, memperkirakan penetapan awal Ramadhan 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah akan berbeda. 

Ia menyebut kalender Hijriah menempatkan awal Ramadhan pada 19 Februari 2026, namun pemerintah tetap menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan resminya.

“Kemungkinan awal Ramadhan akan terjadi perbedaan yang memang sudah diprediksi dari sekarang. Berdasarkan kalender yang ada dan maklumat dari beberapa ormas telah ditetapkan tanggal awal Ramadhan 1447,” ungkap Thobib dikutip dari Kompas, Selasa (20/1).

Baca Juga: Jelang Ramadhan 1447 H, Masjid Al Jihad Banjarmasin Kembali Membuka Donasi Buka Puasa dan Sahur

“Dalam kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas Islam tertera awal Ramadhan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Namun untuk pemerintah tetap menunggu pelaksanaan Isbat awal Ramadhan 1447 yang insyaallah akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026,” lanjutnya.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026. Dengan ketetapan tersebut, Thobib menilai perbedaan waktu mulai puasa sangat mungkin terjadi.

“Jika memang hal itu (perbedaan) tidak bisa dihindarkan, pemerintah berharap agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathaniyah (kebangsaan),” ujarnya.

(Kompas)

[post-views]
Selaras