Jakarta, mu4.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menghadirkan layanan angkutan motor gratis (Motis) pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan kuota yang disediakan sebanyak 6.000 unit motor serta lebih dari 12.000 kursi penumpang, yang pendaftarannya mulai dibuka pada 1 Desember 2025. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan gratis melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
“Seat-nya itu untuk motornya sekitar 6.000, untuk seat penumpangnya lebih dari 12.000. (Dibuka) tanggal 1 Desember. Jadi ini gratis, pendaftarannya nanti lewat DJKA. (Layanan sampai) Januari. Jadi daftarnya itu di awal Nataru, kemudian di awal arus balik ke Jakarta,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Berikut ini layanan Motis Nataru 2025/2026 tersedia di 14 stasiun berikut: Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Tangerang (pengumpan), Stasiun Bekasi (pengumpan), Stasiun Depok Baru (pengumpan), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Purwosari, Stasiun Kutoarjo.
Kemudian berdasarkan ketentuan yang dirilis DJKA Kemenhub, seluruh peserta wajib mendaftarkan diri secara online atau melalui posko pendaftaran resmi. Peserta yang sudah mendaftar tetapi batal mengikuti program tidak dapat mengikuti Motis pada tahun berikutnya. Adapun persyaratan untuk mengikuti program Motis antara lain:
- Peserta memiliki KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C.
- Motor berkapasitas maksimal 200 cc.
- Satu motor difasilitasi pembelian dua tiket penumpang dan satu tiket infant (di bawah 3 tahun).
- Pembelian tiket kereta harus sesuai nama peserta yang terdaftar.
- Penumpang kedua harus tercantum dalam Kartu Keluarga.
- Tiket yang dibeli tidak dapat dibatalkan, diubah jadwal, atau diganti nama.
- Peserta wajib melakukan verifikasi ke posko sesuai jadwal yang dipilih saat pendaftaran.
- Motor diserahkan H-2 sebelum keberangkatan dengan menunjukkan KTP Asli dan bukti pendaftaran.
- Helm dan kaca spion tidak boleh dititipkan.
- BBM wajib dikosongkan saat penyerahan motor.
- Kode booking tiket akan diberikan pada saat motor diserahkan.
- Peserta dilarang memberikan tip kepada petugas Motis.
- Biaya parkir stasiun ditanggung peserta.
Program Motis pun diharapkan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan, terutama mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan sepeda motor, sekaligus mempermudah masyarakat yang membutuhkan kendaraan pribadi di daerah tujuan, tetapi tidak ingin menempuh perjalanan jauh dengan motor.
(kompas.com)






![Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menerima penghargaan Universal Health Coverage [UHC]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_6166-300x175.jpeg)






