Media Utama Terpercaya

3 Maret 2026, 13:03
Search

Isu Keamanan Mencuat, KJRI Pastikan Ibadah Umrah Tetap Terkendali

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Isu Keamanan Mencuat, KJRI Pastikan Ibadah Umrah Tetap Terkendali
KJRI Pastikan Ibadah Umrah Tetap Terkendali  [Foto: Kemenag]

Jakarta, mu4.co.id – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menegaskan bahwa situasi keamanan di kawasan Arab Saudi, khususnya wilayah Makkah dan Madinah, dipastikan masih dalam kondisi kondusif.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyatakan hingga saat ini aktivitas masyarakat berjalan normal dan jemaah umrah dapat beribadah dengan tenang, meski kewaspadaan tetap ditingkatkan seiring dinamika keamanan kawasan.

“Kondisi… masih terpantau relatif aman,” kata Yusron, Ahad (01/03/2026).

Menurutnya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi mengenai peningkatan status keamanan dalam negeri. Aktivitas publik berlangsung seperti biasa dengan penerapan standar kewaspadaan yang lazim. KJRI pun terus memantau situasi secara intensif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan WNI.

Baca juga: Antisipasi Dampak Eskalasi Timur Tengah, Kemenhaj Terbitkan Imbauan Resmi untuk Jemaah Umrah

Di samping itu, transportasi juga masih beroperasi normal, namun KJRI mencatat adanya pembatalan pada sejumlah rute internasional tertentu, khususnya penerbangan dengan tujuan atau transit Dubai, Abu Dhabi, Doha, dan Manama.

Untuk memastikan jemaah tetap merasa aman, KJRI Jeddah menerbitkan dua imbauan kewaspadaan, memantau perkembangan penerbangan secara berkala, serta mengaktifkan pemantauan di kantong-kantong WNI.

Mengantisipasi potensi jemaah umrah tertahan akibat pembatalan atau keterlambatan penerbangan, KJRI membentuk tiga tim yang berjaga dalam tiga shift di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal Haji Bandara Jeddah.

“Mulai hari ini kami juga akan mengaktifkan tim pemantauan di bandara Madinah,” ujarnya.

Selain itu, sebagai langkah kehati-hatian, disampaikan bahwa calon jemaah umrah yang belum berangkat dapat mempertimbangkan penundaan perjalanan apabila diperlukan. Pihaknya juga menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk memastikan perlindungan maksimal bagi WNI dan jemaah umrah.

(himpuh.or.id)

[post-views]
Selaras