Media Utama Terpercaya

19 Maret 2026, 14:28
Search

Islam Itu Indah 30: Sambut Idulfitri, Umat Islam Diajak Hadiri Salat Id dan Perbanyak Takbir

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Hadiri Sholat Ied
Hadiri Sholat Ied [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Islam Itu Indah, Edisi 30 Ramadan 1447 H

Banjarmasin, mu4.co.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kini sudah berada di penghujung waktu. Setelah matahari terbenam pada hari ini, maka umat Islam akan menyambut Hari Raya Idulfitri sebagai momentum kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Idulfitri menjadi momen yang dinantikan dengan penuh suka cita, namun juga merasa haru karena Ramadan yang penuh berkah dan limpahan pahala telah berlalu.

Umat Islam pun diimbau berdoa agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima Allah serta diberikan kesempatan untuk bertemu kembali di tahun mendatang. Masyarakat juga diingatkan untuk menunaikan zakat sebelum salat Idulfitri sebagai bentuk penyucian harta.

Kemudian Pelaksanaan salat Idulfitri yang umumnya digelar di lapangan terbuka turut diiringi dengan gema takbir. Tradisi takbiran ini dilakukan sebagai bentuk pengagungan kepada Allah.

Baca juga: Islam Itu Indah 29: Sempurnakan Ramadan, Raih Pahala Setahun dengan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ummu ‘Athiyyah, Rasulullah menganjurkan seluruh umat, untuk keluar menghadiri salat Idulfitri dan bersama-sama mengumandangkan takbir. Sebagaimana diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwasanya:

كُنَّا نُؤْمَرُ أَنْ نَخْرُجَ يَوْمَ الْعِيدِ , حَتَّى نُخْرِجَ الْبِكْرَ مِنْ خِدْرِهَا , حَتَّى تَخْرُجَ الْحُيَّضُ , فَيُكَبِّرْنَ بِتَكْبِيرِهِمْ وَيَدْعُونَ بِدُعَائِهِمْ , يَرْجُونَ بَرَكَةَ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَطُهْرَتَهُ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan para wanita yang dipingit dalam rumah untuk keluar pada hari raya, bahkan wanita yang sedang haidh. Mereka mengucapkan takbir mengikuti takbirnya kaum laki-laki, dan berdoa mengikuti doanya kaum laki-laki dengan mengharap berkah dan kesucian hari raya tersebut.” (HR. Bukhari no. 971 dan Muslim no. 890).

Hadis tersebut menyebutkan bahwa semua orang keluar bergembira menyambut idul fitri, bahkan perempuan yang sedang berhalangan (haid) tetap dianjurkan hadir untuk menyaksikan kebaikan dan keberkahan hari raya, meskipun tidak melaksanakan salat.

Di samping itu, momentum Idulfitri juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, sejauh mana keberhasilan dalam menahan hawa nafsu serta meningkatkan ketakwaan selama Ramadan. Sebab, tujuan utama dari ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, nilai-nilai kebaikan yang telah dilatih selama Ramadan diharapkan dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam Bisawwab.

Dengarkan Program “Islam Itu Indah” Edisi Ramadhan, setiap hari hanya di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin, FM 105,1 Megaherzt.

[post-views]
Selaras