Media Utama Terpercaya

17 Maret 2026, 16:10
Search

Islam Itu Indah  28: Akhir Ramadan Jangan Lengah, Karena Amalan Dinilai dari Akhirnya

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Amalan itu Tergantung di Penghujungnya
Amalan itu Tergantung di Penghujungnya [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Islam Itu Indah, Edisi 28 Ramadan 1447 H

Banjarmasin, mu4.co.id – Tidak terasa bulan Ramadan hampir berakhir, di momen ini sebagian umat Islam ada yang menunjukkan semangat ibadah yang semakin meningkat. Namun, tidak sedikit pula yang mulai lalai karena disibukkan dengan berbagai aktivitas menjelang Hari Raya Idulfitri.

Padahal, akhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah. Rasulullah menganjurkan umatnya agar lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Seorang ulama besar dari Baghdad, Al-Imam Ibnu Al-Jauzi rahimahullah pernah memberikan nasihat kepada murid-muridnya tentang pentingnya memaksimalkan amalan di akhir perjalanan ibadah. Ia mengibaratkan seorang hamba seperti kuda pacu yang mendekati garis finis dalam sebuah perlombaan.

Ia berkata: “Seekor kuda pacu jika sudah mendekati garis finish, ia akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk memenangkan perlombaan. Maka jangan sampai kuda pacu menjadi lebih cerdas darimu. Sesungguhnya amalan tergantung pada penutupnya.”

Baca juga: Islam Itu Indah 27: Keutamaan Puasa, Bau Mulut Orang Berpuasa Lebih Wangi dari Misk

Begitu pula dengan Ramadhan yang mendekati akhir ini, maka seharusnya semakin tancap gas, untuk meraih kemenangan yakni predikat Taqwa dengan melakukan i’tikaf, sedekah, dan tilawah Al-Qur’an serta menantikan Lailatul Qadar.

Hal itu juga sejalan dengan sabda Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

Artinya: “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada penutupnya atau akhirnya.” (HR. Bukhari No. 6607)

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang masih istiqomah menjaga hingga Ramadhan berakhir.

Alangkah beruntungnya orang yang tidak berkurang semangatnya untuk giat beribadah sejak awal Ramadhan hingga akhir ramadhan. Setidaknya apabila kita belum mampu menjadi orang baik saat menyambut ramadhan, maka semoga kita bisa melakukan yang terbaik saat berpisah dengan ramadhan. Wallahu a’lam Bisawwab.

Dengarkan Program “Islam Itu Indah” Edisi Ramadhan, setiap hari hanya di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin, FM 105,1 Megaherzt.

[post-views]
Selaras