
Islam Itu Indah, Edisi 25 Ramadan 1447 H
Banjarmasin, mu4.co.id – Ramadan hampir berakhir dan tidak ada yang tahu apakah masih dapat bertemu kembali dengannya di tahun depan. Karena itu, sisa waktu yang ada hendaknya dimanfaatkan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan berusaha meraih Lailatul Qadar.
Pada malam tersebut, amal ibadah dilipatgandakan. Karena itu dianjurkan memperbanyak berbagai bentuk ibadah seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, infak dan sedekah, dzikir, menolong orang lain, mengajarkan kebaikan, serta memperbanyak doa.
Baca Juga: Islam Itu Indah 24: Meluruskan Niat Puasa, Kunci Keikhlasan dalam Setiap Ibadah
Terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca ketika menjumpai Lailatul Qadar. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadis:
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيَّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha (istri Rasulullah), ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja aku tahu bahwa suatu malam adalah lailatul qadar, lantas doa apa yang mesti kuucapkan?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab “Berdoalah: ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII (yang artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan-, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku-)” (HR Tirmidzi, no. 3513 dan Ibnu Majah, no. 3850. Abu ‘lsa At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadis ini sahih).
Doa memohon pengampunan tersebut menunjukkan bahwa manusia adalah hamba yang lemah dan tidak berdaya tanpa pertolongan serta hidayah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amalan yang dilakukan selama ini juga masih memiliki banyak kekurangan, meskipun seseorang merasa telah maksimal dalam beribadah.
Baca Juga: Islam Itu Indah 23: Menghidupkan Malam Ramadan dengan Salat Tarawih, Ini Keutamaannya!
Sementara itu, rezeki, berkah, rahmat, dan berbagai anugerah dari Allah terus tercurah setiap waktu, sedangkan manusia sering kali lalai dan terlena dengan kenikmatan dunia.
Karena itu, manusia patut memperbanyak permohonan ampun atas segala kekurangan dan kelalaian.
Di malam kemuliaan tersebut diharapkan doa pengampunan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dosa-dosa dapat dihapuskan. Betapa beruntungnya jika kelak di hari akhir catatan dosa telah dihapuskan.
Lailatul qadar mengajarkan umat Islam untuk selalu berserah diri kepada Allah dengan penuh harapan akan pengampunan-Nya.
Dengarkan Program “Islam Itu Indah” Edisi Ramadhan, setiap hari hanya di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin, FM 105,1 Megaherzt.












