Islam Itu Indah, Edisi 14 Ramadan 1447 H
Banjarmasin, mu4.co.id – Puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai latihan mengendalikan diri secara menyeluruh.
Ibadah puasa dituntut menahan amarah, menjauhi perkataan sia-sia, serta menghindari perbuatan tercela.
Menjaga lisan menjadi bagian penting dalam kesempurnaan puasa. Ucapan yang menyakiti, ejekan, atau hinaan dapat merusak nilai ibadah yang sedang dijalankan. Karena itu, bulan Ramadan menjadi momentum untuk melatih kesabaran dan membiasakan diri dengan akhlak yang lebih baik.
Baca Juga: Islam Itu Indah 13: Puasa Jadi Syafaat di Akhirat. Begini Hadisnya
Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda:
ليْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأكَل وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَغْو وَالرَّفْثِ
Artinya: “Amalan puasa itu bukan hanya pada menahan diri dari makan dan minum, namun juga puasa itu menahan diri dari perkataan sia-sia dan perbuatan keji” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadits ini shohih)
Berdasarkan hadis ini, ibadah puasa juga menjadi benteng dari perbuatan buruk, sekaligus sarana memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dengarkan Program “Islam Itu Indah” Edisi Ramadhan, setiap hari hanya di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin, FM 105,1 Megaherzt.














