Media Utama Terpercaya

31 Januari 2026, 18:47
Search

Internet Rakyat Berbasis 1,4 GHz Resmi Kantongi Izin Operasional, Siap Diluncurkan!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
PT Telemedia Komunikasi Pratama mengumumkan keberhasilan pelaksanaan Uji Laik Operasi [ULO] dan perolehan lisensi operasional
PT Telemedia Komunikasi Pratama mengumumkan keberhasilan pelaksanaan Uji Laik Operasi [ULO] dan perolehan lisensi operasional. [Foto: Kompas]

Jakarta, mu4.co.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, berhasil menuntaskan Uji Laik Operasi (ULO) dan memperoleh lisensi operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) Internet Rakyat (IRA) berbasis frekuensi 1,4 GHz.

Direktur Utama PT Telemedia sekaligus Direktur Surge, Shannedy Ong, menyatakan capaian ini menandai kesiapan layanan Internet Rakyat untuk segera diluncurkan secara komersial. Keberhasilan perizinan tersebut menjadi tonggak strategis yang memastikan layanan FWA 1,4 GHz pertama di dunia siap beroperasi setelah memenuhi seluruh persyaratan teknis, operasional, dan regulasi.

“Capaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan akses internet nirkabel tetap yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Shannedy Ong dikutip dari Bisnis.com, Rabu (29/1).

Baca Juga: Internet Rakyat Rp100 Ribu Dengan Kecepatan 100 Mbps, dan 5G. Begini Layanannya!

Uji laik operasi yang berhasil ini merupakan tindak lanjut dari kemenangan PT Telemedia Komunikasi Pratama dalam lelang frekuensi 1,4 GHz pada Oktober 2025 lalu. Pengujian mencakup performa jaringan, kualitas dan stabilitas koneksi, keandalan sistem, serta kesiapan infrastruktur layanan.

Uji kecepatan menunjukkan layanan IRA melampaui standar minimum Komdigi dengan kecepatan unduh hingga 100 Mbps. Seluruh pengujian membuktikan layanan memenuhi standar kualitas, keandalan jaringan, dan regulasi, sehingga resmi mengantongi lisensi operasional.

Pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz pada layanan FWA menjadikan IRA sebagai implementasi komersial pertama di dunia, sekaligus membuka ekosistem baru bagi pengembangan FWA global.

Baca Juga: Operator Ini Targetkan Infrastruktur Pembangunan Internet dengan Kecepatan 10 Gbps di Indonesia

Pita frekuensi 1,4 GHz memiliki keunggulan berupa penetrasi sinyal indoor yang kuat, jangkauan luas, koneksi stabil, serta efisiensi biaya dan jaringan. Karakteristik ini membuatnya ideal untuk memperluas akses internet terjangkau di kawasan padat penduduk, terutama wilayah yang minim infrastruktur kabel.

“Keberhasilan Uji Laik Operasi dan perolehan lisensi operasional menjadi key milestone strategis bagi PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk dapat segera mempercepat realisasi layanan IRA – Internet Rakyat secara komersial kepada masyarakat terutama yang telah melakukan preregistration, dengan jumlah pendaftar yang saat ini sudah mencapai lebih dari 1,1 juta,” jelas Shannedy.

IRA – Internet Rakyat dirancang sebagai solusi konektivitas yang inklusif, cepat diterapkan, dan efisien secara infrastruktur. Dengan kesiapan operasional, layanan ini siap memperluas akses internet nasional serta mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik digital.

(Bisnis.com)

[post-views]
Selaras