Media Utama Terpercaya

24 Februari 2026, 19:35
Search

Indonesia Setujui Impor Beras dan Ayam dari AS, Bagian Kesepakatan Dagang Prabowo–Trump

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kesepakatan Dagang Prabowo–Trump
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah Indonesia menyetujui impor 1.000 ton beras khusus dan 580.000 ekor ayam hidup dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian pelaksanaan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang disepakati oleh Presiden Prabowo dan Presiden AS Trump, Kamis (19/2).

“Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional. Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto, dikutip dari SINDOnews, Selasa (24/2).

Ia menjelaskan impor hanya untuk kategori khusus dan bergantung kebutuhan dalam negeri. Indonesia belum mengimpor beras dari AS dalam lima tahun terakhir, sementara kuota 1.000 ton sangat kecil dibanding produksi nasional 34,69 juta ton pada 2025, sehingga dinilai tidak bertentangan dengan komitmen swasembada beras. 

Baca Juga: Prabowo dan Trump Sepakati Perjanjian Dagang Indonesia–AS, Ini Isinya!

Pemerintah juga mengimpor 580.000 ekor ayam hidup jenis Grand Parent Stock (GPS) senilai sekitar USD17–20 juta atau Rp286,2 miliar – Rp336-337 miliar karena Indonesia belum memiliki fasilitas pembibitan indukan utama tersebut.

Selain itu, impor produk olahan ayam seperti mechanically deboned meat (MDM) dibuka sekitar 120.000–150.000 ton per tahun sebagai bahan baku industri sosis dan nugget, sementara impor bagian ayam tertentu tetap diperbolehkan dengan syarat kesehatan dan keamanan pangan. 

Kebijakan ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang ART yang lebih luas, di mana Indonesia berkomitmen mengimpor sekitar USD33 miliar atau sekitar Rp555 triliun produk AS, sementara AS menurunkan tarif bagi produk Indonesia dan membebaskan bea untuk komoditas seperti sawit, kakao, dan kopi.

(SINDOnews)

[post-views]
Selaras