Maluku, mu4.co.id – Pantai Ngurbloat, pantai yang dikenal dengan pasir putih yang sangat halus seperti tepung, terletak di Desa Ngilngof, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Kepulauan Kei, Provinsi Maluku. Pantai ini membentang sekitar 3–5 kilometer, serta suasana tenang dengan air laut biru jernih dan deretan pepohonan hijau di sepanjang pesisir.
Pantai ini juga dikenal sebagai Pantai Pasir Panjang, sesuai arti “Ngurbloat” dalam bahasa Kei. Kehalusan pasirnya bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Keunikan ini menarik wisatawan lokal hingga mancanegara untuk merasakan sensasi berjalan di atas pasir selembut tepung.
Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti snorkeling, diving, atau bersantai menikmati panorama laut.
Baca Juga: Tripadvisor Rilis 10 Pantai Terbaik Dunia 2025, Salah Satunya di Indonesia!
Dilansir dari Good News pada Rabu (25/3), Desa Ngilngof juga telah ditetapkan sebagai desa wisata berbasis digital dengan potensi wisata bahari yang terus dikembangkan, bahkan kerap dikunjungi klub diving yang menginap dalam waktu lama untuk menikmati keindahan bawah laut.
Selain wisata alam, desa ini juga menawarkan wisata budaya dan religi, termasuk situs sejarah Katolik. Ke depannya, tempat ini akan dikembangkan jadi paket wisata live in agar pengunjung bisa menginap di rumah warga dan merasakan langsung aktivitas setempat.
Akses dan Operasional Pantai Ngurbloat
Perjalanan ke Pantai Ngurbloat sedikit menantang, namun sebanding dengan keindahannya. Dari Jakarta, wisatawan dapat terbang ke Langgur dengan transit di Makassar dan Ambon, lalu melanjutkan perjalanan sekitar 23 kilometer atau waktu tempuh 15 menit dari Bandara Karel Sadsuitubun.
Baca Juga: Pantai Ora Disebut Sebagai Maladewanya Indonesia. Begini Keindahannya!
Alternatif lain adalah menggunakan kapal Pelni dari Tanjung Priok dengan waktu tempuh 5–7 hari.
Setibanya di Langgur, akses ke pantai sudah baik dengan jalan beraspal dan mudah dijangkau menggunakan kendaraan.
Pantai Ngurbloat buka 24 jam sehingga bisa dikunjungi kapan saja. Waktu terbaik untuk menikmati matahari terbit sekitar pukul 05.30, sedangkan matahari terbenam dapat disaksikan antara pukul 16.00–17.00.
Tiket masuknya terjangkau, yakni sekitar Rp10.000 untuk motor dan Rp20.000 untuk mobil, dengan akses ke seluruh area pantai sepanjang 3–5 kilometer.
(Good News)











![Bandara Internasional Soekarno-Hatta [CGK]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_7819-300x177.jpeg)



