Jakarta, mu4.co.id – Berdasarkan pemetaan data terakhir global Point of Interest (POI) hingga November 2025, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah coffee shop terbanyak di dunia mencapai sekitar 462 ribu lokasi yang tersebar dari kota-kota besar hingga daerah kecil.
Jumlah ini melampaui negara dengan budaya kopi kuat seperti Amerika Serikat, Jepang, Vietnam, Thailand, dan Brasil. Sementara China berada di posisi kedua dan AS di urutan berikutnya.
Meski begitu, tingginya jumlah coffee shop si Indonesia tidak sebanding dengan konsumsi kopi per kapita karena rata-rata masyarakat Indonesia masih mengonsumsi kurang dari satu cangkir kopi per hari.
Baca Juga: Benarkah Kafe yang Putar Musik Klasik Tak Perlu Bayar Royalti? Begini Penjelasannya!
Keunikan Indonesia terletak pada fungsi kafe yang melampaui sekadar tempat minum kopi. Coffee shop kini menjadi ruang sosial untuk nongkrong, diskusi, bekerja, belajar, rapat kecil, hingga berfoto, sehingga kopi sering hanya menjadi pelengkap.
Dilansir dari Radar Molioboro pada Senin (12/1), pesatnya pertumbuhan coffee shop juga dipicu kuatnya budaya nongkrong, terutama di kalangan anak muda yang menjadikan kafe sebagai tempat berkumpul setelah sekolah, kuliah, ataupun bekerja.
Perubahan pola kerja turut mendorong tren ini, dengan sistem kerja jarak jauh membuat kafe berfungsi sebagai kantor alternatif. Selama tersedia WiFi, colokan, dan kopi, kafe tetap menjadi ruang produktif, sehingga pertumbuhannya meluas dari usaha rumahan hingga jaringan besar.
(Radar Malioboro)













