New Delhi, mu4.co.id – Perang AS dan Israel melawan Iran kini sudah masuk sebulan lebih dan diprediksi bakal berlanjut hingga beberapa pekan ke depan.
Perang tersebut memberikan dampak cukup signifikan buat ekonomi dunia khususnya di sektor Minyak. Beberapa negara kesulitan mendapatkan asupan minyak untuk BBM, salah satunya India.
Hal itu terlihat dari akun X media nasional Iran Press Tv yang membagikan video yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan warga India yang mengantre BBM di sejumlah SPBU.
Antrean BBM di India bahkan mencapai berjam-jam sejak Selasa (24/3/2026) pagi dan berlanjut hingga larut malam.
“Para pengendara sepeda motor India mengantre berjam-jam di sebuah SPBU yang terendam banjir, dampak dari krisis energi yang terkait dengan perang AS-Israel di Iran,” tulisnya, Rabu (25/03/2026).
Baca juga: Harga Bensin AS Melonjak, Schumer Salahkan Trump
IndianaExpress melaporkan antrean panjang terlihat di stasiun-stasiun bahan bakar di Ahmedabad, Gandhinagar, Rajkot, Surat, dan kota-kota Gujarat lainnya. Warga pun panic buying setelah beberapa stasiun pompa kehabisan bahan bakar.
Pihak Pemerintah India melalui Perdana Menteri India, Narendra Modi pun mengakui kondisi BBM di India juga mengkhawatirkan karena perang di Asia Barat. Namun demikian Modi memastikan bahwa pasokan energi India aman meski harus dikendalikan secara ketat.
Di samping itu, pemerintah juga mengeluarkan pernyataan yang mendesak masyarakat untuk tidak panik dan menyatakan bahwa stok bensin dan solar di negara bagian tersebut mencukupi.
“Jumlah bensin dan solar yang tersedia di negara bagian ini mencukupi. Warga tidak perlu panik karena rumor. Tidak perlu menimbun bahan bakar,” kata Wakil Ketua Menteri Harsh Sangahvi.
(victorynews.id, tribunnews.com)












