Arab Saudi, mu4.co.id – Hotel Mira Ajyad di Mekkah dikabarkan mengalami kebakaran pada Kamis (12/3) sore waktu setempat. Belasan jemaah umrah asal Indonesia yang menginap di hotel tersebut sempat terdampak.
Kebakaran diketahui berasal dari sebuah kedai shawarma yang berada di samping hotel dan menjalar ke bagian sisi bangunan. Berdasarkan laporan awal di lapangan, api tidak berasal dari bangunan hotel dan tidak masuk ke dalam area kamar jemaah.
Mutawif atau pembimbing jemaah, Ajat Sudrajat, menyebut ada 18 jemaah Indonesia yang sebelumnya telah memesan kamar di hotel tersebut untuk masa menginap 9–18 Maret 2026. Para jemaah diketahui telah membayar biaya kamar sekitar Rp80 juta per kamar.
“Ada 18 jemaah Indonesia yang sudah booking bayar hotel Rp80 juta per kamar di Hotel Mira Ajyad untuk tinggal sejak tanggal 9-18,” ungkap Ajat Sudrajat dikutip dari Majelis Tabligh, Ahad (15/3).
Berdasarkan informasi dari pihak travel, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan jemaah dilaporkan dalam kondisi aman. Barang-barang jemaah juga disebut tetap aman karena api tidak masuk ke area kamar hotel.
Sebagai langkah penanganan, pihak travel melakukan koordinasi dengan manajemen hotel serta otoritas di Arab Saudi. Otoritas terkait seperti Kementerian Haji dan Umrah Saudi serta pemadam kebakaran juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hotel sebagai bagian dari standar keselamatan.
Selama proses tersebut, hotel sementara waktu tidak diizinkan digunakan hingga pemeriksaan selesai. Selain itu, pihak travel juga mengambil sejumlah langkah untuk membantu jemaah, di antaranya menyiapkan konsumsi sahur bagi para jemaah, mengamankan barang-barang milik jemaah, berkoordinasi dengan pihak hotel, serta mencari hotel alternatif yakni Hotel Four Points sebagai tempat menginap sementara.
Pihak pendamping jemaah, tim handling, serta manajemen travel dilaporkan terus mendampingi jemaah selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung.
(Majelis Tabligh, Batik Tour & Travel)















