Banjarbaru, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan konsep Peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru Tahun 2026 pada 20 April 2026 mendatang akan dilaksanakan seefisien mungkin di tengah efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby dalam Rapat Finalisasi Panitia Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru Tahun 2026, di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (01/04/ 2026).
Wali Kota Lisa menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru ini dilaksanakan sesuai dengan kemampuan daerah, namun harus tetap berdampak dan dirasakan oleh masyarakat.
“Kegiatan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-27 Tahun 2026 harus berdampak dan dirasakan oleh masyarakat, jangan hanya ASN dan pejabat Pemko Banjarbaru yang merasakan perayaan Hari Jadi Kota Banjarbaru ini,” tegas Lisa didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, dilansir dari laman resmi mediacenter.banjarbarukota.go.id, Selasa (07/04/2026).
Baca juga: Semarak Hari Jadi ke-27 Banjarbaru, Hadirkan Tabligh Akbar Bersama Hanan Attaki di Masjid Agung!
Meski demikian, dikatakan bahwa masyarakat Kota Banjarbaru harus tetap dapat merasakan kesan dari Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru. Hal tersebut dapat terlihat dari rangkaian kegiatan Hari Jadi yang telah ditetapkan oleh Wali Kota, seperti pelaksanaan expo yang akan menampilkan stan-stan SKPD dan masyarakat dapat langsung merasakan pelayanan dari masing-masing SKPD, salat hajat dan tablig akbar, serta kegiatan puncak Hari Jadi.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Banjarbaru bahkan akan menyediakan total 15.000 porsi soto banjar gratis bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian Hari Jadi.
Selain itu, Lisa juga meminta kepada para kepala perangkat daerah, terutama yang memberi pelayanan langsung serta kegiatan yang melibatkan masyarakat, agar memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kesan dan dampak dari Hari Jadi Kota Banjarbaru serta pandangan masyarakat kepada Pemerintah Kota Banjarbaru menjadi lebih baik.
Rapat tersebut turut dihadiri Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah (TAP2D) Kota Banjarbaru, para Asisten Setdako Banjarbaru, kepala SKPD terkait, serta unsur terkait lainnya, baik internal Pemko maupun eksternal Pemko.












