Jakarta, mu4.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik, ditengah harga minyak mentah dunia sedang melambung.
Diketahui, saat ini harga minyak mentah dunia sudah tembus 100 dollar AS per barrel, jauh di atas asumsi APBN 2026 yang mematok harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 70 dollar AS per barrel. Masyarakat pun diimbau untuk tidak perlu khawatir dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini insyaallah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi,” ujarnya, Senin (09/03/2026).
Baca juga: Harga BBM Naik Saat Ramadan, Anggota DPR Angkat Suara!
Lebih lanjut, Bahlil menuturkan bahwa lonjakan harga minyak mentah tersebut disebabkan gejolak yang terjadi di Timur Tengah, yakni Konflik antara AS dan Israel terhadap Iran.
Namun ia menyebut, Indonesia tidak mengalami gangguan pasokan, sebab telah mengalihkan seluruh impor minyak mentah dari Timur Tengah ke AS. Hanya saja, persoalan sekarang adalah memastikan kestabilan harga minyak.
“Problem-nya kita sekarang bukan di stok, stok gak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga,” ucapnya.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent saat ini telah mencapai 108,40 dollar AS per barrel, sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS sudah di level 104,48 dollar per barrel.
Baahlil pun menyebut bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah komprehensif untuk merespons kenaikan harga minyak dunia tersebut.
“Jadi pasokan engga ada masalah. Untuk puasa dan hari raya Idul Fitri semuanya terjamin, enggak ada masalah,” ujarnya.
(kompas.com)
![Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto [kanan] saat gladi bersih Hari Ulang Tahun [HUT] ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Jum’at [3/10/2025]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_7111-300x156.jpeg)












