Media Berkemajuan

25 Juni 2024, 19:22

FIFA Rapat Darurat Bahas Usulan Sanksi Israel, Apa Penyebabnya?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Timnas Israel [Foto: CNN]

Israel, mu4.co.id – FIFA mengadakan rapat darurat untuk membahas usulan pengeluaran Israel dari sepak bola dunia karena kejahatan perang terhadap Palestina. 

Gianni Infantino, Presiden FIFA, secara langsung mengonfirmasi rencana tersebut dan menyatakan bahwa mereka akan melakukan evaluasi hukum terhadap proposal yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Proposal tersebut baru dimasukkan kembali dalam kongres tahunan FIFA di Bangkok, Thailand, yang berlangsung pada 15 hingga 17 Mei 2024.

Dalam proposalnya, PFA mengungkapkan bahwa Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) diduga terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum internasional, melakukan diskriminasi terhadap pemain Arab, dan terlibat dalam operasi liga klub di wilayah Palestina. Meskipun demikian, IFA menyangkal tuduhan-tuduhan tersebut dalam laporan berita yang diberikan.

Baca Juga: Perebutan Juara Ketiga Piala Asia U-23, Timnas Indonesia Vs Irak, Simak Kemungkinannya!

“FIFA tidak bisa bersikap acuh tak acuh terhadap pelanggaran-pelanggaran ini atau terhadap genosida yang sedang berlangsung di Palestina, seperti halnya FIFA juga tidak bersikap acuh tak acuh terhadap banyak preseden,” ucap Rajoub, Presiden PFA, dikutip dari CNBC pada Jum’at (24/5).

Ia menyoroti pentingnya FIFA untuk memperhatikan sejarah. Selain itu, ia juga merujuk pada kasus di mana FIFA memberikan sanksi kepada Afrika Selatan pada masa Apartheid, Yugoslavia, dan yang lebih baru, Rusia, yang telah menginvasi Ukraina sejak awal 2022.

Rajoub menyatakan bahwa selama agresi militer Israel di Palestina, sebanyak 193 pemain sepak bola Palestina terbunuh, infrastruktur sepak bola hancur, liga-liga ditangguhkan, dan timnas harus melakoni kualifikasi Piala Dunia 2026 di luar negeri.

Baca Juga: Jika Juara Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia Bakal Satu Grup dengan Israel. Simak Selengkapnya!

Adapun, proposal tuntutan PFA itu telah didukung oleh federasi sepak bola Aljazair, Yordania, Suriah, dan Yaman. Tak hanya itu, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga mendukung agar Israel diberi sanksi oleh FIFA.

Sementara itu, Ketua IFA, Shino Moshe Zuares, menyatakan bahwa tuduhan tersebut didasarkan pada motif dan ambisi yang tidak terkait dengan semangat olahraga atau prinsip-prinsip FIFA yang menekankan pemisahan antara olahraga dan politik.

Dilansir dari The Telegraph, Infantino mengungkapkan bahwa pengeluaran/sanksi terhadap Israel akan diputuskan pada pertemuan darurat dewan organisasi pada akhir Juli.

“Sepak bola tidak boleh dan tidak pernah boleh menjadi sandera politik,” tegas Infantino.

Sumber: tvOneNews, CNBC, SuperBall.id

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!