Media Utama Terpercaya

22 Januari 2026, 17:19
Search

Etihad Airways Dinobatkan Sebagai Maskapai Paling Aman di Dunia 2026, Simak Daftar Lengkapnya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Etihad Airways
Etihad Airways Dinobatkan Sebagai Maskapai Paling Aman di Dunia 2026 [Foto: etihad.com]

UEA, mu4.co.id – Maskapai asal Uni Emirat Arab (UEA), Etihad Airways, menjadi maskapai layanan penuh (full-service) paling aman di dunia tahun 2026, yang sekaligus menjadikannya sebagai maskapai Teluk pertama yang menduduki posisi puncak dalam daftar tahunan AirlineRatings.com.

Gelar tersebut diberikan berdasarkan kombinasi armada pesawat yang berusia muda, kemajuan teknologi keamanan kokpit, catatan bebas kecelakaan, serta angka insiden terendah per penerbangan, audit keamanan internasional, pelatihan pilot, hingga pencegahan turbulensi yang dilakukan maskapai.

Etihad sendiri dikenal tidak hanya karena keamanannya, tetapi juga fasilitas mewahnya seperti “The Residence”, apartemen tiga ruangan di udara yang dilengkapi kamar tidur pribadi dan shower. Maskapai ini juga berencana memperluas ekspansinya ke Charlotte, AS, tahun ini.

Sementara itu, Air New Zealand, yang memimpin tahun lalu, kini turun ke peringkat enam daftar maskapai paling aman di dunia. Sementara itu, Alaska Airlines menjadi maskapai Amerika Serikat (AS) terbaik di posisi ke-15, jauh di atas American Airlines yang sempat mengalami kecelakaan fatal awal tahun lalu.

Baca juga: Susi Air Operasikan Rute Muara Teweh–Palangka Raya, Waktu Tempuh Jadi Lebih Singkat. Simak Rute Lainnya!

Berikut ini daftar 10 besar maskapai paling aman di dunia tahun 2026.

  1. Etihad Airways, Uni Emirat Arab
  2. Cathay Pacific, Hong Kong
  3. Qantas, Australia
  4. Qatar Airways, Qatar
  5. Emirates, Uni Emirat Arab
  6. Air New Zealand, Selandia Baru
  7. Singapore Airlines, Singapura
  8. EVA Air, Taiwan
  9. Virgin Australia, Australia
  10. Korean Air, Korea Selatan

Untuk diketahui, AirlineRatings.com mengevaluasi lebih dari 320 maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk menentukan peringkat keselamatan tahunan mereka. Metodologi penilaian mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk tingkat insiden dan kecelakaan, pelatihan pilot, audit keselamatan internasional, dan transparansi dari maskapai.

Sebagian besar kriteria tetap konsisten dari tahun ke tahun, mempertimbangkan tingkat insiden yang disesuaikan dengan jumlah total penerbangan, usia armada, insiden serius, pelatihan pilot, dan audit keselamatan internasional.

CEO Airline Ratings, Sharon Petersen, menegaskan bahwa seluruh maskapai dalam daftar 25 besar adalah pemimpin global dalam keselamatan penerbangan.

“Meskipun ada laporan insiden teknis kecil, angka insiden per penerbangan secara keseluruhan sangat rendah, yang merupakan prestasi bagi industri ini,” ujar Petersen, seperti dilansir Travel and Leisure.

(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras