Teheran, mu4.co.id – Iran menyatakan siap menerima setiap permintaan dari Spanyol untuk membuka akses Selat Hormuz, usai Spanyol menegaskan dukungannya terhadap Iran dan menentang serangan Amerika Serikat-Israel di wilayah tersebut.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur energi strategis yang memindahkan sekitar seperlima minyak dunia dan gas alam cair dari Teluk ke pasar global. Dan Perang Antara Iran dengan AS dan Israel hampir menghentikan pengiriman sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia melalui Selat Hormuz, menyebabkan gangguan pasokan global.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengirim catatan ke PBB dengan menyatakan bahwa “kapal dari negara non-musuh bisa melintasi selat jika berkoordinasi dengan otoritas Iran.”
Kemudian pada Kamis (26/03/2206), Duta Besar Iran di Spanyol menulis, “Iran menganggap Spanyol sebagai negara yang menghormati hukum internasional, sehingga menunjukkan keterbukaan terhadap setiap permintaan dari Madrid terkait Selat Hormuz.”
Baca juga: Kapal Tanker Thailand Berhasil Lewati Selat Hormuz. Bagaimana dengan Indonesia?
Adapun perlakuan istimewa Iran untuk Spanyol ini merupakan respons terhadap keputusan Perdana Menteri Pedro Sanchez yang memilih tidak terlibat dalam serangan AS-Israel ke Iran.
Sanchez diketahui menolak berpartisipasi dalam operasi militer yang dipimpin oleh Washington dan juga melarang penggunaan pangkalan Rota dan Moron, yang memicu kemarahan dan kritik dari pemerintahan Trump dan Israel. Selain itu, mayoritas penduduknya juga mendukung keputusan Sanchez untuk tidak mengizinkan AS menggunakan pangkalan angkatan laut Rota dan pangkalan udara Moron dalam operasi militer terhadap Iran.
Tidak hanya Spanyol, beberapa negara non-musuh lain termasuk Thailand dan Malaysia, sudah mulai diizinkan melintas setelah koordinasi diplomatik dengan Iran.
(kompas.com)












