Surabaya, mu4.co.id – Kabar duka menyelimuti jemaah haji Debarkasi Surabaya. Dua jemaah asal Kloter 12 Kota Malang dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Indonesia pada Kamis (4/6).
Seorang jemaah laki-laki berusia 30 tahun wafat di dalam pesawat sekitar 30 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Juanda saat dirinya di toilet namun tak kunjung kembali, dan diduga mengalami serangan jantung.
Selang 1,5 jam setelah kabar duka tersebut, seorang jemaah haji perempuan berusia 58 tahun kloter 12 juga meninggal dunia di dalam bus saat perjalanan dari Bandara Juanda menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Baca Juga: Hingga Pascapuncak Haji 2026, Tercatat 3 Jemaah Embarkasi Banjarmasin Wafat di Tanah Suci
“Satu jemaah meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan menuju Indonesia, sedangkan satu jemaah lainnya wafat di dalam bus dalam perjalanan dari bandara ke Asrama Haji Surabaya,” jelas Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, dikutip dari detik jatim, Ahad (7/6).
Menurut Rosidi, hingga hari keempat proses pemulangan tercatat 49 jemaah haji Embarkasi Surabaya meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 47 orang wafat di Arab Saudi, sementara dua lainnya meninggal saat perjalanan pulang ke Indonesia.
PPIH masih mendalami penyebab pasti kematian kedua jemaah tersebut. Namun, berdasarkan indikasi awal, keduanya diduga mengalami gangguan jantung yang dipengaruhi kondisi fisik setelah menunaikan ibadah haji.
“Kasus yang terjadi di pesawat maupun bus diduga berkaitan dengan serangan jantung,” sebutnya.
Rosidi menjelaskan bahwa kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah haji dapat memicu kambuhnya penyakit penyerta pada jemaah. Karena itu, pihaknya melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan terhadap jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci.
Menurutnya, meski saat keberangkatan jemaah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan (istithaah), kondisi fisik dapat berubah akibat kelelahan, adaptasi cuaca, dan faktor psikologis selama menjalankan ibadah. Untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini, pemeriksaan berlapis dilakukan kepada seluruh jemaah setibanya di Debarkasi Surabaya.
(Detik jatim)














