Banjarmasin, mu4.co.id – Kawasan Dermaga Pasar Baru Banjarmasin kini terlihat lebih baik setelah Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin merampungkan perbaikan dermaga yang sebelumnya sebagian besar berbahan kayu ulin, menjadi lebih kokoh.
Namun, pedagang sekitar, Anang Ramlan, menilai kondisi lingkungan di sekitar dermaga belum banyak berubah. Banyak toko masih kosong, lapuk, dan terbengkalai. Aktivitas perdagangan juga menurun karena sebagian bangunan kini hanya digunakan sebagai gudang, sehingga kawasan tersebut tetap terlihat sepi dan terkesan kumuh.
“Kalau sepi ini sebelum perbaikan dermaga pun sudah sepi. Selain dermaga, di kawasan sini tidak ada pembenahan lain,” ungkap Anang Ramlan dikutip dari Radar Banjarmasin, Jum’at (6/3).
Ramlan yang telah puluhan tahun berdagang di kawasan tersebut mengatakan minat masyarakat menggunakan transportasi air dan bersandar di dermaga kini jauh menurun. Menurutnya, hal itu dipengaruhi perkembangan infrastruktur jalan yang membuat perjalanan darat lebih cepat dan hemat biaya.
Baca Juga: Wujudkan Konsep Water Front City, Tampilan Dermaga Pasar Baru Akan Dipermak!
“Mereka sekarang banyak lewat darat. Lebih cepat dan hemat dari segi perhitungan ongkos perjalanan. Pada akhirnya, dermaga cuman jadi pembagus pemandangan,” jelasnya.
Hal serupa disampaikan Arif yang juga telah lama bekerja membantu penumpang kapal di dermaga. Ia menyebut jumlah penumpang dari luar daerah terus berkurang. Pada hari biasa, mendapatkan tiga hingga lima penumpang sudah cukup, sementara 10 penumpang dianggap ramai dan 20 penumpang biasanya hanya terjadi menjelang hari raya atau saat ada acara haul.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, mengatakan perbaikan yang dilakukan sepanjang 2025 difokuskan untuk mendukung mobilitas penumpang dan barang.
Ia menegaskan rehabilitasi tidak hanya untuk memperindah tampilan, tetapi juga memperkuat konstruksi dan meningkatkan keamanan, mengingat Dermaga Pasar Baru melayani rute perjalanan jarak jauh dengan aktivitas cukup tinggi.

(Radar Banjarmasin)















