Banjarmasin, mu4.co.id – Ketersediaan tiket pesawat menuju Banjarmasin dilaporkan menipis bahkan kosong dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah calon penumpang mengaku kesulitan mendapatkan jadwal penerbangan, terutama dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Salah satu calon penumpang, Udin, mengungkapkan bahwa ia tidak menemukan tiket penerbangan langsung dari Jakarta ke Banjarmasin hingga 7 April 2026.
“Di aplikasi saya cek, tidak ada tiket penerbangan lagi dari Jakarta ke Banjarmasin sampai tanggal 7,” ujar Udin dilansir dari Banjarmasin Post, Senin (6/4).
Pengecekan melalui aplikasi perjalanan online juga dilakukan oleh reporter mu4.co.id pada Senin (6/4) yang menunjukkan kondisi serupa, di mana kursi penerbangan pada rute tersebut telah habis terjual hingga 10 April.
Pilihan penerbangan baru tersedia pada 11 April, itupun dengan rute transit mandiri melalui Denpasar dan harga yang jauh lebih tinggi dari biasanya, yakni di atas Rp2 juta untuk kelas ekonomi dan tersedia juga kelas bisnis.
Kondisi serupa juga terjadi pada rute Surabaya–Banjarmasin, yang mana rute tersebut telah habis terjual hingga 10 April juga, pilihan penerbangan baru tersedia pada 11 April, itupun kelas bisnis dan transit.
Meski demikian, situasi di Bandara Internasional Syamsudin Noor justru terpantau stabil. Pihak bandara memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Baca juga: Garuda Indonesia Klarifikasi Tiket Rp200 Juta, Kemenhub Siap Tindak OTA
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, menyebutkan bahwa aktivitas penerbangan masih berlangsung lancar meski permintaan tiket meningkat.
“Operasional kita di Bandara Internasional Syamsudin Noor berjalan normal,” katanya.
Berdasarkan data pada Sabtu (4/4/2026), tercatat sebanyak 80 penerbangan dengan total 8.368 penumpang. Rinciannya, 40 penerbangan kedatangan membawa 5.199 penumpang, sementara 40 penerbangan keberangkatan mengangkut 3.169 penumpang.
Data tersebut menunjukkan jumlah penumpang yang tiba di Banjarmasin masih lebih tinggi dibandingkan yang berangkat, di tengah tingginya permintaan tiket pasca libur Lebaran.
(Banjarmasin Post)












