Media Utama Terpercaya

7 April 2026, 22:28
Search

BPJS Kesehatan Pusat Kunjungi Pemprov Kalsel. Ini Yang Dibahas!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pemprov Kalsel menerima kunjungan BPJS Kesehatan Pusat
Pemprov Kalsel menerima kunjungan BPJS Kesehatan Pusat. [Foto: Media Center Provinsi Kalimantan Selatan]

Banjarbaru, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan Pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan berbagai kebijakan, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten dan kota.

Menurut Tantri, sinkronisasi tersebut penting agar implementasi program JKN dapat berjalan searah dan efektif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Ia menilai, koordinasi lintas tingkat pemerintahan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program kesehatan nasional.

Baca juga: Pemprov Kalsel Tidak Terapkan Kebijakan WFH. Ini Alasannya!

“Pertemuan ini bertujuan untuk mensinkronkan program-program nasional dengan pemerintah provinsi, termasuk memastikan keselarasan pelaksanaan program JKN di kabupaten dan kota,” ujarnya dilansir dari Media Center Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (7/4).

Dalam pertemuan itu, salah satu isu utama yang dibahas adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Tantri mengungkapkan bahwa saat ini Kalsel sudah berada di jalur yang tepat dalam mencapai target tersebut, meskipun masih diperlukan upaya berkelanjutan.

“Capaian UHC kita saat ini sudah berada di jalur yang baik. Namun demikian, upaya peningkatan harus terus dilakukan, terutama dalam menjaga konsistensi program, kegiatan, serta pengalokasian anggaran,” jelasnya.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Raih Penghargaan Universal Health Coverage dari BPJS Kesehatan

Ia menekankan bahwa konsistensi dalam pelaksanaan program, kegiatan, serta dukungan anggaran menjadi faktor penting untuk mempertahankan capaian tersebut. Selain itu, tingkat keaktifan peserta JKN juga menjadi perhatian utama agar manfaat layanan kesehatan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Keaktifan peserta sangat menentukan keberhasilan sistem jaminan kesehatan. Ini harus diimbangi dengan pengelolaan anggaran yang tepat,” kata Tantri.

Selain itu, Tantri juga menyebutkan bahwa BPJS Kesehatan akan terus memberikan pembinaan guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran di daerah.

Pemprov Kalimantan Selatan sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program nasional, khususnya di sektor kesehatan, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik yang merata bagi seluruh masyarakat.

(Media Center Provinsi Kalimantan Selatan)

[post-views]
Selaras