Jakarta, mu4.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering dari biasanya pada tahun 2026. Hal ini disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers pada Rabu (4/3).
“BMKG memprediksi bahwa sebagian besar zona musim akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari biasanya,” ungkapnya, dikutip pada Senin (16/3).
BMKG menyebutkan, sebanyak 400 zona musim atau 57,2% diperkirakan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Adapun awal musim kemarau diprediksi mulai terjadi secara bertahap sejak April 2026.
Sebanyak 144 zona musim atau 16,3% diperkirakan memasuki musim kemarau pada April 2026. Kemudian 184 zona musim atau 26,3% diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026, dan 163 zona musim atau 23,3% lainnya diperkirakan mulai mengalami musim kemarau pada Juni 2026.
Baca Juga: ASMC Prediksi Indonesia Dilanda Gelombang Panas Maret–Mei 2026, Suhu di Atas Normal
Secara umum, BMKG memprediksi karakter musim kemarau 2026 bersifat dibawah normal atau lebih kering dari biasanya. Dari total zona musim, sebanyak 451 zona musim atau 64,5% diperkirakan mengalami kondisi bawah normal, sementara 245 zona musim atau 35% berada pada kondisi normal.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, BMKG memberikan sejumlah rekomendasi kepada kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, institusi terkait, serta masyarakat.
Untuk sektor pangan, BMKG menyarankan penyesuaian jadwal tanam serta pemilihan varietas tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air, lebih tahan terhadap kekeringan, dan memiliki siklus tanam yang lebih pendek.
Pada sektor sumber daya air, BMKG merekomendasikan revitalisasi waduk, perbaikan jaringan distribusi air, serta memastikan ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode musim kemarau.
Sementara itu pada sektor kehutanan dan kebencanaan, BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi kekeringan serta kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau mendatang.
BMKG berharap informasi prediksi musim kemarau 2026 ini dapat menjadi dasar perencanaan bagi berbagai sektor, terutama sektor yang sensitif terhadap kondisi iklim, sehingga risiko kerugian akibat anomali iklim dapat dikurangi sebagai bagian dari upaya manajemen risiko iklim dan tindakan dini bagi bangsa dan negara.
Selain itu, pemanfaatan informasi prediksi musim tersebut juga diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang adaptif serta tindakan nyata di lapangan.
BMKG berharap prediksi musim kemarau 2026 dapat menjadi panduan dalam penyusunan perencanaan, langkah mitigasi dan antisipasi, serta kebijakan jangka panjang bagi berbagai sektor yang terdampak perubahan iklim.
Baca Juga: Haji 2025 Jadi Haji di Musim Panas Terakhir!
BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal. Wilayah tersebut meliputi Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau dan Kepulauan Riau, serta sebagian Sumatera Barat dan Jambi. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di sebagian besar Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Bengkulu, Lampung, serta sebagian wilayah Pulau Jawa.
Selain itu, kemarau yang lebih kering juga diprediksi melanda sebagian besar Bali dan Nusa Tenggara Barat, sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Tengah. Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur juga diperkirakan mengalami kondisi serupa.
Di Sulawesi, potensi kemarau lebih kering diperkirakan terjadi di sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah, termasuk wilayah Gorontalo bagian tengah dan sebagian Sulawesi Utara.
Sementara di kawasan Indonesia timur, kondisi kemarau yang lebih kering diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Maluku dan Maluku Utara, serta sebagian Papua Barat Daya. Selain itu, sebagian Papua Barat, Papua, sebagian kecil Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan juga diperkirakan mengalami kondisi kemarau di bawah normal.
(Info BMKG, MSN)






![Prada Nawawi M.M. Latifullah dari Yonif TP 834/Wakanga Mere Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana raih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an [MHQ] Internasional](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260316-WA0006-300x200.jpg)



![Aplikasi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App [MASA]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_7320-300x169.jpeg)
![Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] di Jakarta, Rabu [11/3]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_7319-300x200.jpeg)

