Media Berkemajuan

20 Mei 2024, 02:42

Berkah Muktamar Muhammadiyah, Pedagang Kecil Raih Rezeki Berlimpah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kaos dan souvenir bertema muktamar ke-48 Muhammadiyah 'Aisyiyah laris diserbu pembeli

Surakarta, mu4.co.id – Agenda Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Solo pada Jumat-Ahad (18-2011/2022) membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman. Pedagang kecil panen rezeki yang tak sedikit dan membantu kehidupan mereka.

Sejak Kamis (17/11/2022) hingga Ahad mereka panen rezeki dari banyaknya penggembira Muktamar dari berbagai daerah di Tanah Air yang berdatangan ke Solo. Seperti diungkapkan seorang pedagang di Jl Adi Sucipto, Yulianto.

Pedagang yang sudah 12 tahun berjualan di dekat Edutorium UMS itu pada kondisi normal hanya mendapatkan untung sekira Rp50.000 per hari. Keuntungan segitu dia dapatkan dari berjualan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Namun karena banyaknya penggembira Muktamar Muhammadiyah yang berdatangan ke Kota Solo, Yulianto memilih berjualan 24 jam sehari. Tak pelak keuntungan yang dia peroleh mencapai Rp300.000 per hari. “Bersyukur keuntungan bisa mencapai Rp200.000 hingga Rp300.000,” ujar dia.

Yulianto menuturkan kebanyakan pembelinya para penggembira Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sebab kebetulan tempatnya berjualan hanya di seberang jalan dari lokasi Edutorium UMS. Tapi pada Ahad omzetnya mulai berangsur normal.

Hari itu sudah banyak pengembira Muktamar yang kembali ke daerah asalnya. “Puncak keramaian pada hari Jumat-Sabtu. Hari ini sudah mulai menurun, karena memang sudah banyak penggembira yang kembali ke daerahnya,” kata dia.

Panen rezeki juga dirasakan seorang pedagang kaos musiman asal Jakarta Timur, Rahmat, 19. Dia jauh-jauh datang ke Solo untuk berjualan kaos suvenir Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Dia mulai berjualan kaos mulai Kamis lalu.

“Saya jualan kaos event. Di Solo ini jualan kaos Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Saya mulai jualan hari Kamis kemarin. Biasanya mulai jualan pukul 06.00 WIB sampai sepi. Di sini saya tinggal di depan Kampus UMS Solo,” terang Rahmat.

Dia menuturkan omzetnya berjualan kaos event Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah mencapai Rp1 juta per hari. Puncak keramaian acara dan transaksi penjualan kaos terjadi pada Sabtu, berbarengan dengan pembukaan acara.

Sedangkan pada Ahad ini jumlah penggembira sudah berkurang karena sebagian sudah kembali ke daerah masing-masing. “Kalau pas ramai kemarin omzet bisa sampai Rp1 juta sehari. Pemasukan saya setor semua ke bos. Kalau saya digaji,” kata dia.

Harga kaos yang dijual Rahmat bervariasi mulai dari Rp50.000 hingga Rp80.000 per potong. Dia berencana kembali ke Jakarta Timur pada Ahad karena acara akan ditutup pada malam harinya. “Soalnya ini juga sudah banyak yang pulang,” terang dia.

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!