Media Utama Terpercaya

16 Maret 2026, 23:18
Search

Belajar dari Pakistan, Prabowo Minta Menteri Kaji Penghematan BBM di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Prabowo Minta Menteri Kaji Penghematan BBM di Tengah Eskalasi Timur Tengah
Prabowo Minta Menteri Kaji Penghematan BBM di Tengah Eskalasi Timur Tengah [Foto: Instagram pribadi Prabowo]

Jakarta, mu4.co.id – Sejumlah negara telah melakukan upaya penghematan untuk menghadapi eskalasi konflik di Timur Tengah, salah satunya yaitu Pakistan yang menghemat anggaran maupun penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Pakistan sudah menganggap eskalasi di Timur Tengah sebagai situasi kritis atau ‘critical measures’ seperti Covid-19. Salah satunya, dengan menerapkan kebijakan 50 % work from home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk semua kantor pemerintah maupun swasta serta pemotongan hari kerja menjadi empat hari.

“Kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita,” jelasnya, Jumat (13/03/2026).

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Polri Siapkan Drone dan AI untuk Atasi Kemacetan

Selain itu, Pakistan memangkas gaji anggota DPR sebesar 25 persen. Bahkan, anggota kabinetnya tidak diberikan gaji, pemerintah Pakistan juga memangkas 50 persen penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk semua kementerian/lembaga. Mereka juga mewajibkan 60 persen kendaraan pemerintah tidak digunakan pada setiap saat.

Prabowo pun menyebut upaya penghematan yang dilakukan pemerintah Pakistan dapat menjadi contoh dalam menghadapi eskalasi di Timur Tengah. Dia meminta jajaran menterinya mengkaji opsi-opsi penghematan tersebut.

“Ini hanya contoh ya, ini contoh. Maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini ya kan. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,” jelas Prabowo.

“Saya percaya dua tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa kita defisit kita tidak tambah. Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit,” sambungnya.
(liputan6.com)

[post-views]
Selaras