Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin mengembangkan penanaman padi lokal Siam Karang Duku di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin. Penanaman perdana dilakukan oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR dan Dandim Kolonel Czi Slamet Riyadi di lahan sekitar satu hektare.
Program ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, melestarikan padi lokal, serta mengoptimalkan sekitar 260 hektare lahan pertanian yang masih tersisa di wilayah tersebut, dengan dukungan pembinaan bagi para petani.
Yamin menegaskan Pemko Banjarmasin terus berupaya melindungi lahan pertanian dari tekanan pembangunan perumahan. Ia menilai upaya ini penting mengingat luas wilayah kota yang terbatas, hanya sekitar 98 kilometer persegi, sehingga keberadaan lahan pertanian harus tetap dijaga.
“Memang di area sini kita cukup prihatin, karena sudah mulai merambahnya perumahan-perumahan. Padahal kita harus bersama-sama menjaga wilayah pertanian yang masih tersisa, khususnya di Sungai Andai yang tembus hingga Sungai Gampa,” ujar Yamin dikutip dari Antara News, Sabtu (11/4).
Ia menyebut luas lahan pertanian di Banjarmasin saat ini sekitar 2.500 hektare dan diharapkan tetap terjaga. Kawasan Sungai Andai dinilai masih memiliki potensi pertanian cukup besar meski sebagian sudah berkembang menjadi permukiman.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur, terutama irigasi, serta berharap adanya bantuan dari pemerintah provinsi dan pihak terkait untuk membangun sistem yang mampu mengatasi banjir maupun kekeringan.
“Kalau musim air tinggi, jangan sampai seluruh tanaman terendam. Sebaliknya saat kemarau, harus ada sistem pompanisasi agar kebutuhan air tetap tercukupi,” tuturnya.
Baca Juga: Lahan Pertanian di Kalimantan Akan Disiapkan Untuk Pasokan Pangan di Palestina
Ia mengingatkan pengembang perumahan agar memperhatikan kondisi Banjarmasin sebagai kota rawa dan banyak sungai, dengan menghindari penimbunan lahan berlebihan serta tetap menerapkan konsep rumah panggung.
“Kita akan minta dinas terkait untuk mensosialisasikan kepada developer agar pembangunan menyesuaikan kondisi eksisting Banjarmasin,” tegas Yamin.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Banjarmasin berharap sektor pertanian tetap terpelihara, berkontribusi pada ketahanan pangan daerah, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
(Antara News)











![Acara penandatanganan kerja sama pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik [PSEL]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_8574-300x200.jpeg)