Media Utama Terpercaya

13 April 2026, 13:44
Search

Bangga! Gubenur Kalsel Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gubenur Kalsel Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026
Gubenur Kalsel Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026 [Foto: Diskominfo Kalsel]

Jakarta, mu4.co.id – Gubernur Kalsel H. Muhidin meraih penghargaan nasional sebagai Pembina Terbaik Kabupaten/Kota dalam Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2026.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq  menyerahkan langsung penghargaan tersebut dan diterima oleh Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, bersama 4 bupati se-Kalsel yaitu Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Tabalong. Hal itu bertepatan dengan Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026, di Gedung Balai Kartini Jakarta, Rabu (25/02/2026).

Hasnuryadi mengungkapkan penghargaan ini sebagai motivasi Kalsel bersama-sama Kabupaten/Kota menciptakan lingkungan bersih bebas sampah.

“Alhamdulilah. Hari ini ulun mewakili Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup atas keberhasilan Bapak Gubernur sebagai Pembina Terbaik menuju Kabupaten/Kota Bersih se-Kalsel. Kami meminta dukungan seluruh masyarakat Banua untuk bersama-sama dalam upaya pengelolaan sampah sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo menuju Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah),” ujarnya, dikutip dari laman diskominfomc.kalselprov.go.id.

Gubenur Kalsel Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026 [Foto: Diskominfo Kalsel]

Baca juga: Dinilai Punya Potensi Besar, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Banjarbaru Perkuat Pengelolaan Sampah

Wagub Hasnuryadi pun berharap pada tahun selanjutnya seluruh Kabupaten/Kota se-Kalsel diharapkan mampu meraih penghargaan sebagai wujud komitmen bersama pengelolaan sampah.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi atas peran serta provinsi, kabupaten/kota di Indonesia dalam upaya pengelolaan sampah. Ia menyebut sebagaimana arahan Presiden Prabowo saat ini Indonesia darurat sampah. Dimana, saat ini potensi sampah di Indonesia telah mencapai 141 ribu ton per hari dan menjadi tantangan bersama untuk menyelesaikan.

Oleh karena itu, daerah perlu aktif mengoperasikan fasilitas di lokasi masing-masing. Kemudian gencar melalukan edukasi, komunikasi dan informasi kepada masyarakat.

[post-views]
Selaras