Jakarta, mu4.co.id – Menjelang penutupan pelunasan tahap kedua, pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 menunjukkan progres yang sangat tinggi. Lebih dari 90 persen kuota haji reguler nasional telah terisi.
Data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) per Rabu (7/1) mencatat, dari total kuota 203.320 jemaah, sebanyak 192.583 orang atau 94,72 persen telah melunasi Bipih. Sementara itu, jumlah jemaah yang memenuhi kriteria istithaah mencapai 215.949 orang, menandakan kesiapan keberangkatan yang tinggi.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menyebutkan bahwa tingkat pelunasan secara nasional telah melampaui 90 persen di seluruh kanal pemantauan resmi.
“Kalau untuk update, di kanal Kemenhaj sudah di atas 90 persen semua,” ungkap Ichsan dikutip dari Himpuh, Jum’at (9/1).
Baca Juga: Pelunasan Bipih Tahap II Resmi Dibuka, Catat Tanggal dan Kategorinya!
Pelunasan jemaah haji khusus juga mencatat capaian tinggi. Dari kuota 16.573 jemaah, sebanyak 16.013 orang telah melunasi biaya haji atau setara 96,62 persen.
Data pelunasan harian menunjukkan lonjakan signifikan sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026, baik pada jalur reguler maupun khusus. Hal ini menandakan meningkatnya kesadaran jemaah untuk segera menyelesaikan pembayaran sebelum tenggat waktu.
Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah yang telah memenuhi syarat istithaah dan masuk kuota tahap kedua agar segera melunasi biaya haji guna memastikan kepastian keberangkatan serta kelancaran penataan kloter dan layanan haji 2026. Pelunasan tahap kedua sendiri berlangsung pada 2–9 Januari 2026.
(Himpuh)















