Media Utama Terpercaya

22 Januari 2026, 02:22
Search

Agar Pelacakan Lokasi Lebih Akurat, Pendaki Gunung Gede Pangrango Diwajibkan Mengenakan Gelang RFID!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
pendaki menggunakan gelang RFID
Ilustrasi pendaki menggunakan gelang RFID. [Foto: Jejak Backpacker]

Jawa Barat, mu4.co.id – Pendaki Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, kini wajib mengenakan gelang pelacak berbasis Radio Frequency Identification (RFID). Ketentuan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi @ayoketamannasional_official pada Jum’at (16/1).

Gelang RFID merupakan gelang pintar berbahan karet yang dilengkapi chip pemancar untuk melacak posisi pendaki. Gelang ini dipasang saat registrasi, sehingga pergerakan pendaki dapat dipantau di setiap titik pemeriksaan.

“Inovasi ini merupakan bagian dari langkah serius perbaikan pengamanan dan keselamatan pengunjung selama masa penutupan jalur pendakian,” tulis akun tersebut, dikutip pada Selasa (20/1)

Baca Juga: Pendaki Disabilitas Sekaligus Komika Ini Berhasil Taklukkan Gunung Everest!

Kebijakan yang melibatkan Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kementerian Kehutanan dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ini diterapkan menyusul sejumlah kasus pendaki tersesat atau hilang. Aturan tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan, memantau jumlah pengunjung, serta memudahkan evakuasi darurat. 

Sebelumnya, gelang pelacak RFID sudah diterapkan di Gunung Merbabu via Jalur Selo dan kini tengah dikaji untuk pendakian Gunung Rinjani.

Penggunaan gelang RFID memungkinkan pelacakan lokasi pendaki secara lebih akurat sehingga mempermudah penanganan kecelakaan. 

Baca Juga: Begini Kisah Vio, Pendaki Gunung Slamet yang Sempat Hilang!

Untuk di Gunung Gede Pangrango, sistem ini tahap awal diterapkan di Jalur Gunung Putri dan Cibodas dengan check point utama di Surya Kencana, serta dilengkapi fitur Panic Button (SOS) untuk permintaan bantuan cepat. Namun, TNGGP belum memastikan waktu penerapan gelang RFID tersebut. 

Saat ini, pendakian Gunung Gede Pangrango masih ditutup sejak 13 Oktober 2025 untuk perbaikan tata kelola, dan belum ada kepastian kapan akan dibuka kembali.

Cara kerja gelang RFID. [Foto: Instagram @penikmathutannusantara]

(Kompas)

[post-views]
Selaras