Media Utama Terpercaya

30 November 2025, 06:21
Search

Abu Bakar Ba’asyir Temui Jokowi, Sampaikan Nasihat soal Hukum Islam!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Abu Bakar Ba’asyir
Pertemuan Abu Bakar Ba’asyir bersama Jokowi [Foto: Kompas]

Solo, mu4.co.id – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Abu Bakar Baasyir melakukan kunjungan ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (29/09/2025) siang.

Pertemuan yang berlangsung tertutup selama sekitar 20–30 menit itu pun menjadi sorotan, karena Baasyir menegaskan bahwa kedatangannya murni untuk menyampaikan langsung nasihat terkait penerapan hukum Islam kepada Jokowi, yang ia sebut sebagai kewajiban seorang ulama dari Melayu.

“Nasihatnya supaya kembali mengamalkan hukum Islam dengan baik, sebab saya ini sedang berjuang minta supaya negara ini diatur dengan hukum Islam. Saya hanya menasihati. Orang Islam itu wajib menasihati, rakyat, pemimpin, orang kafir harus dinasihati,” ujar Baasyir.

Dirinya menambahkan bahwa seorang Muslim wajib menasihati siapa pun, termasuk rakyat, pemimpin, hingga non-Muslim. Menurutnya, Jokowi memiliki potensi untuk menjadi sosok yang kuat dalam membela Islam. “Pak Jokowi orang yang kuat, mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat,” tegasnya.

Baca juga: Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup Dunia 2024, Ini Fakta Menariknya!

Tidak hanya itu, sebelumnya Baasyir mengaku juga telah mengirimkan surat kepada Gibran Rakabuming Raka saat masih menjabat Wali Kota Solo, serta kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden pun saya nasihati lewat surat. Nasihat itu kewajiban seorang ulama, menasihati rakyat, menasihati orang kafir, menasihati pemimpin. Mau tidak mau, Allah yang menentukan, bukan saya. Itu saja, nggak ada tujuan lain,” jelas Baasyir.

Usai pertemuan, Jokowi pun mengaku kaget dengan kedatangan Baasyir yang tidak dijadwalkan sebelumnya. “Silaturahmi dengan Ustaz Abu Bakar tadi. Ya, sangat kaget saya kedatangan beliau. Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam. Sudah, itu saja,” kata Jokowi.

Untuk diketahui, Abu Bakar Baasyir, sendiri merupakan pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki yang dikenal luas sekaligus menuai kontroversi karena pernah terjerat kasus terorisme. Pria 87 tahun itu sempat dihukum 2 tahun 6 bulan terkait Bom Bali 2002, dan pada 2011. Ia juga divonis 15 tahun penjara karena mendanai pelatihan militer di Aceh dan membentuk jaringan yang terafiliasi dengan Al-Qaeda. Kemudian setelah menjalani masa hukuman, Baasyir akhirnya bebas murni pada Januari 2021.
(jawapos.com)

[post-views]
Selaras