Palangka Raya, mu4.co.id – Kabut asap karhutla di Palangka Raya berpotensi membuat ujian akhir semester (UAS) ganjil yang dijadwalkan pada 7 Desember 2026 mundur hingga Januari 2027.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, mengatakan penyesuaian jadwal masih dipertimbangkan lantaran belum ada kepastian kapan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali digelar. Keputusan nantinya bergantung pada kondisi pembelajaran dan ketuntasan materi siswa selama menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Kalau seandainya tidak bisa turun November, ada kemungkinan pada Januari,” terang Jayani, dikutip dari detik kalimantan, Sabtu (17/10).
Menurut Jayani, pelaksanaan PJJ memiliki tantangan tersendiri dibandingkan pembelajaran tatap muka. Karena itu, sekolah perlu mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan.
Baca Juga: PTM di Tengah Kabut Asap, Disdik Banjarmasin Minta Sekolah Siapkan Masker Cadangan untuk Siswa!
“Jika PTM sudah dapat dilaksanakan pada November, sekolah masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan melalui kegiatan pengayaan, pengulangan, dan penguatan materi sebelum ujian berlangsung,” jelasnya.
Jika penyampaian materi selama PJJ belum maksimal, maka jadwal UAS kemungkinan digeser ke akhir Desember atau Januari 2027 apabila bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru.
Jayani mengatakan sekolah akan diminta mengevaluasi pembelajaran selama PJJ serta mengulang materi yang belum dipahami siswa agar mereka lebih siap menghadapi ujian.
Meski begitu, pengunduran UAS masih belum diputuskan. Dinas Pendidikan masih mempertimbangkan kondisi kabut asap, kemungkinan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka, serta kesiapan sekolah. Pelaksanaan ujian secara daring juga tetap menjadi pilihan jika situasi belum memungkinkan.
(Detik kalimantan)















