Media Utama Terpercaya

1 Juli 2026, 08:48
Search

Skema Baru Haji, Pemerintah Pastikan Biaya Haji 2027 Lebih Ringan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pemerintah Siapkan Skema Baru Haji 2027
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak [Foto: Antara]

Jakarta, mu4.co.id – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa Proyeksi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M tengah disusun.

Ia menyebut pemerintah memastikan beban biaya haji yang dibayar jemaah diupayakan lebih ringan sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, meski sejumlah komponen biaya penyelenggaraan haji diperkirakan mengalami kenaikan, yang dipengaruhi berbagai faktor eksternal mencakup ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik, inflasi internasional, serta kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang berdampak langsung terhadap biaya layanan haji.

“Pemerintah diperintahkan untuk mencari skema terbaik agar masyarakat tetap memperoleh kemudahan menunaikan ibadah haji meskipun kondisi ekonomi global sedang berat,” ujarnya, Selasa (30/06/2026).

Baca juga: Mulai Haji 2027, Garuda Bisa Angkut Penumpang dari Saudi ke Indonesia

Melalui skema yang sedang dikaji, proporsi pembiayaan haji pun diproyeksikan mengalami perubahan. Jika pada penyelenggaraan haji 2026 nilai manfaat yang berasal dari pengelolaan dana haji berkontribusi sekitar 39%, sementara 61% ditanggung jemaah, maka pada haji 2027 pemerintah mengupayakan komposisi tersebut berbalik.

Dengan begitu, sekitar 60% biaya penyelenggaraan haji diproyeksikan ditopang lewat nilai manfaat pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), sementara porsi yang dibayarkan langsung jemaah diproyeksikan sekitar 40%. Dengan begitu, kualitas pelayanan terhadap jemaah bisa terus ditingkatkan walau biaya penyelenggaraan secara keseluruhan mengalami kenaikan.

Pemerintah pun menegaskan seluruh skema pembiayaan itu akan dibahas dengan cermat dan ditetapkan oleh DPR RI sambil tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, keberlanjutan dana haji, peningkatan kualitas layanan, serta keberpihakan kepada jemaah.

“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas, berkeadilan dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia, meskipun di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung,” pungkas Dahnil.
(detik.com)

[post-views]
Selaras