Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali akan menggelar pasar wadai selama sebulan penuh pada bulan puasa Ramadan 1447 H/ 2026 M.
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, festival pasar wadai tahun ini kembali direncanakan terpusat di Siring Nol Kilometer Banjarmasin, dengan penyediaan 100 stand gratis yang bersumber dari dana APBD, yang melibatkan ratusan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khususnya kuliner.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan festival tahunan tersebut.
Selain itu, sejumlah stand dari pihak event organizer yang bekerja sama dengan sponsor juga akan turut meramaikan Festival Pasar Wadai Ramadan tahun ini. Ia berharap pasar wadai kali ini semakin ramai pengunjungnya dan dapat memberikan manfaat bagi semua.
“Kami juga megapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan Pemko Banjarmasin berkomitmen untuk menyukseskan festival tahunan ini,” katanya, saat memimpin rapat gabungan di Gedung Banjarmasin Culture Hub, Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Rabu (28/01/2026).
Baca juga: Pasar Wadai di Banjarbaru Punya Banyak Makanan Khas Banjar, Berlangsung Selama 24 Hari!
Lebih lanjut, Ananda juga menyebut bahwa gelar Festival Pasar Wadai tahun ini dipastikan akan lebih meriah di rencanakan bertempat di Jalan Sudirman atau depan siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Karena Festival Pasar Wadai sendiri tidak hanya untuk menyiapkan berbagai menu berbuka puasa, namun juga sebagai objek wisata kuliner Banjarmasin di bulan Ramadhan yang menyedot ribuan kunjungan setiap harinya.
“Rapat persiapan gelar Festival Pasar Wadai ini sudah kita laksanakan dengan Pemprov Kalsel dan pihak terkait lainnya, intinya semua berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan ini lebih meriah lagi dari tahun lalu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menambahkan stand milik Pemko Banjarmasin dipastikan bebas dari pungutan dan akan diawasi ketat agar tidak disalahgunakan.
“Kami pastikan bahwa 100 stand milik Pemerintah Kota itu gratis tanpa pungutan biaya. Selain itu, akan selalu ada tim yang melakukan pengecekan agar stand digunakan oleh pemilik aslinya, sehingga tidak terjadi praktik jual beli tempat seperti kejadian sebelumnya,” katanya, Kamis (29/01/2026).
(wartabanjar.com, antaranews.com)


![Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menerima penghargaan Universal Health Coverage [UHC]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_6166-300x175.jpeg)











